INSIBERNEWS - Sebanyak 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2025 resmi dikukuhkan dalam upacara di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (16/8).
Mereka adalah putra-putri terbaik dari 38 provinsi yang akan bertugas pada upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka.
Baca Juga: Viral! Soimah Cerita Ospek Pacar Anaknya di Podcast Raditya Dika, Warganet Murka!
Ada hal berbeda pada pengukuhan tahun ini. Jika biasanya dilakukan langsung oleh Presiden, kali ini prosesi dipimpin oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Ia bertindak sebagai pembina upacara sekaligus menyematkan tanda pengukuhan secara simbolis.
Dalam upacara tersebut, para anggota Paskibraka dengan lantang mengucapkan ikrar sebagai putra-putri Indonesia yang siap mengemban amanah negara.
Usai berikrar, mereka satu per satu mencium bendera Merah Putih sebagai bentuk penghormatan sekaligus pengikat janji kebangsaan.
Baca Juga: Viral di Lampung Timur, Motor Gagal Dicuri Malah Nyangkut di Atas Pagar Beton
Sebagai simbol pengukuhan, Prasetyo Hadi menyematkan lencana pada salah satu anggota perwakilan, yakni Ritha Lovely Cantika Febiola Ayomi dari Papua Barat. Penyematan itu disambut tepuk tangan meriah dari para tamu undangan yang hadir.
Acara sakral ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Dewan Pembina BPIP Megawati Soekarnoputri, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wamensesneg Juri Ardiantoro, serta Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita.
Baca Juga: Buah dan Sayur yang Bikin Kulit Sehat dan Glowing, Yuk Simak!
Setelah pengukuhan selesai, Megawati menyempatkan diri menyalami seluruh anggota Paskibraka. Dengan penuh kehangatan, ia memberikan pesan khusus bagi para siswa yang terpilih mengemban tugas mulia di HUT RI tahun ini.
“Saya pernah juga ikut Paskibraka tahun 1963. Jadi saya tahu betul bagaimana cara dididik, bagaimana disiplinnya, dan apa yang ditanamkan. Anak-anak bangsa ini harus benar-benar memahami Pancasila, kebangsaan, dan nasionalisme,” ujar Megawati.
Baca Juga: Tren Lampu Bi-LED di Mobil Kian Hits, Tapi Banyak Pengendara Ngaku Terganggu Silau
Ia juga menegaskan bahwa menjadi Paskibraka bukan hanya soal mengibarkan bendera di Istana, tapi juga perjalanan panjang untuk menjadi purna Paskibraka yang kelak diuji lagi sebelum masuk ke dalam wadah Duta PancasSila