INSIBENEWS - Embung memiliki arti berupa cekungan yang digunakan untuk mengatur dan menampung suplai aliran air hujan dan menjaga kualitas air serta menampung air hujan yang digunakan di musim kemarau.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, saat ini sudah dibangun lebih dari 30 embung di IKN yang akan memiliki fungsi utama untuk konservasi air. "Embung juga dapat mempengaruhi iklim mikro di IKN, karena itu kita perlu terus membangun embung-embung lainnya hingga 60 unit," ujarnya. Dikutip, Jum'at, (02/08/2024).
Dikatakan Menteri Basuki, pembangunan embung juga sejalan dengan konsep smart forest city yang mempertahankan 70 persen area hijau tak terbangun.
"Kalau sore kita bisa duduk-duduk di Embung A ini sambil melihat Istana Garuda dan Istana Negara, serta kantor-kantor Kemenko yang akan selesai dalam waktu dekat," kata Menteri Basuki.
Baca Juga: Presiden Jokowi Buka Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia 2024 di JCC Senayan
Embung MBH memiliki tampungan 66.000 m3 dan menjadi bagian dari area Sumbu Kebangsaan dekat dengan Istana Negara dan Istana Garuda. Embung juga dilengkapi dengan pedestrian, amphiteater, jogging track, hingga ruang publik.
Pada ujung embung terlihat kawasan perbukitan hijau di balik bilah sayap garuda pada Istana Garuda. Jalur jogging track yang menjadi akses pelintas di kawasan embung, termasuk jembatan kayu yang kokoh. Tampak 6 ekor angsa bermain di tepi embung.
Artikel Terkait
Hasil Pertemuan Presiden Jokowi dan MBZ, Soroti Dua Isu Utama Yang Menjadi Fokus Dalam Peningkatan Kerjasama Bilateral Dengan UEA
Presiden Jokowi Ekspor Perdana Sepatu Hoka Ke Amerika Serikat, Berharap Indonesia menjadi Pemeran Utama Pasar Global
Presiden Jokowi UngkapTak Bisa Tidur di IKN karena AC
KPK Tindak Tegas Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa hingga Tambah Beberapa Aturan, Apa Saja?
Jelang Akhir Masa Jabatan, Presiden Jokowi Minta Maaf kepada Rakyat Indonesia
Presiden Turki Tetapkan Jumat Hari Berkabung Nasional karena Terbunuhnya Ismail Haniyeh