INSIBERNEWS - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi IX, Irma Suryani Chaniago mengkritik halus Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Indonesia, Nanik S Deyang.
Nanik menangis sesegukan meminta maaf atas nama BGN kepada seluruh siswa yang mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menyoroti hal itu, dalam rapat parlemen Irma mengatakan bahwa menangis saja tidak cukup untuk menanggapi ribuan siswa yang tertimpa Keracunan MBG.
"Kami dari Komisi IX DPR prihatin dengan adanya kondisi ini, menangis saja tentu tidak cukup," ujar Irma dikutip INSIBERNEWS 28/9/2025.
Menurut anggota DPR dari parta Nasdem itu seharusnya standar dapur MBG sesuai dengan persyaratan.
"Setelah proses administrasinya selesai dapur yang dibangun juga harus sesuai standar yang dipersyaratkan," ujar.
Baca Juga: Jawaban Santai Ahmad Dhani Soal Didesak Netizen Turun Dari DPR RI : Pemilih Saya 140.000 Kan Nyata
Ia juga menyoroti soal kebersihan dapur serta vendor dan kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di setiap dapur MBG.
"Ukuran luas dapur, sanitasinya, tempat penyimpanan bahan basah dan kering serta pengalaman kerja kepala dapur SPPG yang dari vendor,"
Menurutnya masalah MBG ini lumayan rumit, hal ini tidak bisa kerjakan oleh BGN saja.
Baca Juga: Kisah Heroik! Anjing Penyelamat Ini Hanya Butuh 30 Menit Temukan Kakek Hilang 3 Hari di Dasar Parit
"Program MBG ini tidak bisa dikerjakan hanya oleh BGN sendiri, karena masalahnya cukup kompleks," ujar Irma.
Sementara itu sebelumnya Wakil Kepala BGN, Nanik Deyang sempat menangis sesegukan meminta maaf atas heboh ribuan siswa keracunan MBG.
Artikel Terkait
Viral! Video Julie KISS OF LIFE dengan Kangmin dan Yeonho VERIVERY Bocor, Fans Heboh!
Kisah Heroik! Anjing Penyelamat Ini Hanya Butuh 30 Menit Temukan Kakek Hilang 3 Hari di Dasar Parit
Egy Maulana dan Adiba Khanza Gelar Acara Gender Reveal, Tendangan Bola Ungkap Jenis Kelamin Sang Bayi
Cerita Olla Ramlan Sempat Ingin Mengakhir Hidupnya 3 Kali
Jawaban Santai Ahmad Dhani Soal Didesak Netizen Turun Dari DPR RI : Pemilih Saya 140.000 Kan Nyata