entertainment

Misteri Penyebab Meninggalnya Barbie Hsu, Ahli Ungkap Karena Pneumonia dan Influenza

Senin, 3 Februari 2025 | 15:19 WIB
Misteri Penyebab Meninggalnya Barbie Hsu Karena Pneumonia dan Influenza (Foto : Instagram)

INSIBERNEWS - Dunia hiburan Asia tengah berduka setelah aktris asal Taiwan, Barbie Hsu, dikabarkan meninggal dunia pada usia 48 tahun. Bintang drama legendaris Meteor Garden ini diduga berpulang akibat komplikasi pneumonia setelah sebelumnya mengalami influenza saat libur Imlek 2025.

Namun, para ahli menilai penyebab kematiannya perlu ditelusuri lebih lanjut sebelum dapat dipastikan.

Baca Juga: 1.394 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Honorer di Depan Gedung DPR

Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Tjandra Yoga Aditama, menegaskan bahwa kasus pneumonia yang berujung fatal, seperti yang dialami Barbie Hsu, tidak bisa langsung dikaitkan hanya dengan influenza.

Ia menekankan pentingnya memahami rekam medis sang aktris untuk mengetahui apakah ada faktor lain yang memperparah kondisi kesehatannya.

Baca Juga: Prabowo Tinjau Langsung Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah Pulogadung

"Pneumonia bisa didiagnosis berdasarkan gejala, pemeriksaan dokter, radiologi, serta tes laboratorium. Namun, hubungan langsung antara virus influenza dengan pneumonia yang menyebabkan kematian harus diteliti lebih lanjut," ujarnya dalam pernyataan di Jakarta, Senin (3/2).

Baca Juga: Trump Kembali Serukan Kanada Jadi Negara Bagian ke-51, Picu Ketegangan Baru

Lebih lanjut, Tjandra menjelaskan bahwa pneumonia memiliki beberapa tingkatan keparahan, mulai dari ringan hingga berat. Pada kasus ringan, pasien bisa menjalani perawatan di rumah, sementara pneumonia sedang umumnya memerlukan rawat inap di rumah sakit.

Dalam kondisi berat, pasien bahkan bisa membutuhkan perawatan di ICU hingga ventilator. Faktor daya tahan tubuh dan virulensi virus juga turut menentukan apakah infeksi bisa berkembang menjadi pneumonia yang berbahaya.

Baca Juga: Toyota Supra Hantam Tiang Lampu di Bundaran HI, Pengendara Motor Ikut Jadi Korban

Terkait pencegahan, vaksinasi pneumonia memang belum menjadi anjuran umum bagi semua orang. Namun, kelompok berisiko tinggi seperti lansia, individu dengan daya tahan tubuh rendah, penderita penyakit paru kronis, serta mereka yang sering bepergian ke daerah dengan risiko tinggi, disarankan untuk mendapatkan vaksin ini.

"Langkah ini bisa membantu mengurangi risiko komplikasi serius akibat infeksi saluran pernapasan," tambahnya.

Baca Juga: Eks Anggota JKT48, Ochi Rosdiana Resmi Menikah, Tampil Anggun dengan Adat Minangkabau

Halaman:

Tags

Terkini