entertainment

Reog Ponorogo Resmi Masuk Daftar Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, Yuk Simak Sejarahnya!

Sabtu, 11 Januari 2025 | 08:30 WIB
Reog Ponorogo (Foto : Populis.id)

INSIBERNEWS - Indonesia merayakan pencapaian baru dengan masuknya reog ponorogo dalam daftar warisan budaya tak benda asal Indonesia oleh UNESCO!

Pengakuan ini menggarisbawahi kekayaan ragam budaya Indonesia dan menjadikan Reog Ponorogo sebagai warisan budaya ke-14 dari Indonesia yang diresmikan oleh UNESCO.

Reog Ponorogo merupakan kesenian tari rakyat asal kota Ponorogo, di Jawa Timur, Indonesia.

Baca Juga: Virus Merebak! Pasar Hewan di Ponorogo Ditutup, Akibatkan Harga Sapi Terjun Bebas!

Merupakan tarian tradisional dalam arena terbuka yang berfungsi sebagai hiburan rakyat dan mengandung unsur magis.

Reog mementaskan iring-iringan penari berupa jathilan (sejenis kuda lumping), tari topeng dhadak merak yang berupa topeng raksasa berbahan dasar bambu berhias bulu merak dengan kepala macan.

Kepala macan itu sendiri beratnya mencapai puluhan kilo dengan tinggi sekitar 2 meter. 

Reog Ponorogi lahir sejak tahun 1235M pada mulanya Reog Ponorogo merupakan kisah yang didongengkan di dalam istana.

Baca Juga: Siap Bernostalgia dengan Lagu Lawas di SMTOWN, Berikut Spoiler Penampilan Panggung Para Grup SM!

Hingga akhirnya menyebar ke masyarakat dan masyarakat sangat menyukainya, sejak itulah kesenian Reog Ponorogo berkembang pesat.

Reog atau Reyog berasal dari kata “riyet” atau dapat diartikan sebagai keadaan bangunan yang hampir rubuh.

Hal itu karena didalam pertunjukan reog terdapat suara gamelan atau music pengiring yang menyerupai “bata rubuh” yang artinya sangat semarak dan ramai.

Baca Juga: Awalnya ke Toilet, Lolly Putri Nikita Mirzani Kabur dari Safe House, Ngaku Tak Betah Disatukan dengan Penderita HIV dan Open BO

Kota Ponorogo memiliki banyak sekali grup reog, hingga dijuluk sebagai Kota Reog.

Halaman:

Tags

Terkini