INSIBERNEWS - Film terbaru Netflix berjudul TYGO tengah mencuri perhatian publik. Spin-off dari film aksi Extraction (2020) itu ramai diperbincangkan lantaran proses syutingnya dilakukan di sejumlah kota di Indonesia dengan melibatkan bintang kelas dunia.
Film yang dibintangi Lisa BLACKPINK, Ma Dong Seok, dan Lee Jin Wook tersebut diketahui memulai pengambilan gambar di Bandung, Jawa Barat, pada pertengahan Januari 2026. Setelah itu, proses produksi berlanjut ke wilayah Tangerang dan Jakarta.
Di Ibu Kota, kawasan Kota Tua menjadi salah satu lokasi utama syuting. Aktivitas tersebut berdampak pada penutupan dan pengalihan sejumlah ruas jalan di sekitar area selama hampir sepekan, terhitung sejak 28 Januari hingga 7 Februari 2026.
Pihak kepolisian bersama Unit Pengelolaan Kawasan (UPK) Kota Tua Jakarta telah mengumumkan daftar jalan yang terdampak demi menjaga kelancaran lalu lintas dan keamanan masyarakat. Warga dan wisatawan pun diminta menyesuaikan aktivitas selama masa syuting berlangsung.
Baca Juga: Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Pidana dalam Kematian Influencer Lula Lahfah, Penyelidikan Dihentikan
Tak hanya mengambil lokasi di Indonesia, TYGO juga melibatkan sineas Tanah Air dalam jajaran kru utama. Delon Tio, filmmaker asal Indonesia, dipercaya mengisi posisi sebagai co-producer dalam proyek film internasional tersebut.
Delon yang merupakan lulusan Academy of Art University, California, sempat mengunggah foto clapper board bertuliskan Extraction: Tygo di akun Instagram pribadinya pada 18 Januari 2026. Namun unggahan tersebut tak lama kemudian dihapus.
Seiring waktu, sejumlah konten lain yang berkaitan dengan film TYGO juga dilaporkan menghilang dari media sosial. Hal ini memicu spekulasi publik terkait kebijakan kerahasiaan produksi film berskala global tersebut.
Sebelumnya, Delon Tio telah mengumumkan keterlibatannya dalam film ini pada November 2025. Ia menyampaikan rasa bangganya bisa ambil bagian dalam proyek besar yang melibatkan rumah produksi dan aktor internasional.
Kehadiran film TYGO di Indonesia dinilai menjadi momentum penting bagi industri perfilman nasional. Selain memperkenalkan lokasi-lokasi ikonik Tanah Air ke dunia, proyek ini juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara sineas lokal dan industri film global.***