INSIBERNEWS - Upaya Insanul Fahmi mempertahankan pernikahannya dengan Wardatina Mawa kembali menjadi perhatian publik, setelah terbongkarnya pernikahan siri yang ia lakukan dengan Inara Rusli. Polemik tersebut tak hanya mengguncang hubungan suami istri, tetapi juga menyeret emosi keluarga besar dan memicu perbincangan luas di media sosial.
Dalam perkembangan terbaru, Insan dikabarkan mendatangi Mawa dan keluarganya untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung.
Pertemuan itu berlangsung tertutup, namun diwarnai suasana emosional. Insan disebut berulang kali mengakui kesalahan dan menyampaikan keinginan untuk kembali bersatu demi masa depan anak mereka.
Baca Juga: Imbas Stand-Up Viral, Anak Pandji Jadi Sasaran Perundungan oleh Warganet
Mawa kemudian mengungkap momen tersebut melalui kolom komentar di akun Instagram pribadinya. Ia menuturkan bahwa Insan menangis saat memeluk sang anak, Afnan, dan memohon agar rumah tangga mereka dapat diperbaiki.
“Di dalam ruangan, abatinya nangis minta maaf dan peluk Afnan. Terus mau ngajakin bersatu lagi demi anak,” tulis Mawa, Sabtu (17/1).
Meski demikian, ajakan rujuk itu tidak langsung diterima. Mawa justru mempertanyakan kejujuran dan tanggung jawab Insan, terutama terkait keputusan besar yang diambil tanpa memikirkan dampak bagi anak mereka.
Baca Juga: BTS Umumkan Album Baru ‘ARIRANG’, Tanda Kembalinya Aktivitas Grup Usai Wamil
“Kemarin saat berbuat seperti itu, apakah kamu memikirkan anak?” tulisnya, menyiratkan luka yang masih membekas.
Perempuan berusia 25 tahun itu juga menegaskan dirinya tidak meneteskan air mata dalam pertemuan tersebut. Bukan karena tak merasa sakit, melainkan karena ia memilih bertahan dan menguatkan diri demi masa depan sang anak.
“Tak setetes air mata jatuh dari mataku. Bukan karena tak sakit, tapi karena aku sudah terlalu kuat. Alhamdulillah Allah kuatkan hatiku untuk menjaga masa depan anakku,” ungkap Mawa.
Baca Juga: Miris! Berkedok Surat Tugas Yayasan, Uang Sedekah Warga untuk Anak Yatim Dipakai Berjudi
Sikap keluarga besar Mawa dalam pertemuan itu pun terbilang dingin. Mereka disebut memilih diam saat Insan menyampaikan permintaan maaf, sebagai bentuk kekecewaan atas konflik rumah tangga yang dinilai telah mencoreng nama baik keluarga.
Meski membuka ruang komunikasi, Mawa mengajukan syarat tegas jika Insan benar-benar ingin berdamai. Salah satunya adalah memulihkan nama baik keluarganya dan tidak lagi menyeret mereka dalam persoalan rumah tangga yang bukan kesalahan mereka.