entertainment

Tersindir dengan Tokoh 'Bobby' di Buku Broken Strings, Roby Tremonti Bantah Tuduhan Child Grooming Aurelie Moeremans

Rabu, 14 Januari 2026 | 14:22 WIB
Tersindir dengan Tokoh 'Bobby' di Buku Broken Strings, Roby Tremonti Bantah Tuduhan Grooming Aurelie Moeremans (Istimewa)

INSIBERNEWS - Sosok Roby Tremonti akhirnya angkat bicara setelah dikaitkan dengan tokoh dalam kisah kelam yang dituliskan Aurelie Moeremans dalam buku Broken Strings.

Roby secara tegas membantah seluruh tuduhan terkait grooming, pelecehan, hingga pemaksaan pernikahan yang diduga merujuk pada dirinya.

Dalam buku Broken Strings, Aurelie Moeremans menggunakan nama samaran “Bobby” untuk menggambarkan sosok pria yang disebut telah membawa luka mendalam dalam hidupnya.

Baca Juga: Stand Up Mens Rea Jadi Polemik, Mahfud MD Sebut Pandji Bukan Target Tepat, Singgung Tokoh Ormas yang Lebih Relevan

Namun, Roby Tremonti mengaku merasa tersindir karena adanya kesamaan kronologi dengan riwayat hubungannya bersama Aurelie.

Di buku itu disebutkan bahwa tokoh Bobby memaksa Aurelie menikah. Sementara di internet tercatat bahwa Roby pernah menikah dengan Aurelie, sehingga Roby merasa wajar jika dirinya tersindir dan perlu meluruskan hal tersebut.

Roby menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak pernah melakukan grooming maupun tindakan pelecehan seksual. Ia bahkan mengklaim memiliki bukti berupa rekaman wawancara lama yang menunjukkan Aurelie telah mengalami ciuman pertama pada usia 13 tahun saat berada di Belgia, jauh sebelum mengenalnya.

Baca Juga: Mantan Menkeu Sri Mulyani Terpilih Masuk Jajaran Direksi Gates Foundation

Menanggapi tudingan pemaksaan pernikahan hingga ancaman penyebaran foto asusila, Roby menilai hal tersebut tidak masuk akal. Ia secara terbuka menantang pihak manapun untuk membuktikan keberadaan foto-foto yang dimaksud.

“Kalau benar ada foto itu, pasti sudah tersebar sekarang. Saya menantang untuk membuktikan keberadaan foto telanjang tersebut. Sampai hari ini, tidak ada satupun foto seperti itu beredar,” tegasnya.

Pria yang masih mengklaim dirinya sebagai mantan suami Aurelie Moeremans itu juga mempertanyakan alasan tuduhan serius seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), penculikan, hingga pemerkosaan justru ramai dibicarakan di media sosial, bukan dilaporkan secara hukum.

Baca Juga: 600 Huntara Danantara Rampung di Aceh Tamiang, Warga Terdampak Bencana Mulai Tempati Hunian Baru

“Kalau memang terjadi pemerkosaan atau penculikan, seharusnya dilaporkan ke polisi. Kenapa malah terus diangkat di media sosial, tapi tidak pernah ke jalur hukum?” lanjut Roby.

Sementara itu, dalam buku Broken Strings, Aurelie Moeremans mengungkap pengalamannya yang mengaku menjadi korban grooming sejak usia 15 tahun oleh seorang pria yang usianya hampir dua kali lipat darinya.

Halaman:

Tags

Terkini