entertainment

Polres Jaksel Dalami Kasus Dugaan Selegram RW Gelapkan Rp1 Miliar Terkait Warga Malaysia DPO

Rabu, 29 Oktober 2025 | 09:14 WIB
Ilustrasi Penggelapan Uang (Foto : PAB INDONESIA)

INSIBERNEWS - Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) tengah mendalami laporan dugaan penggelapan dana senilai Rp1 miliar yang melibatkan selebgram asal Cianjur, Jawa Barat, berinisial RW.

Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Jaksel, AKP Igo Fazar Akbar, menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap keterangan saksi-saksi terkait kasus ini.

Baca Juga: PSM Makassar Resmi Tunjuk Tomas Trucha sebagai Pelatih, Targetkan Kejayaan Super League 2025-2026

“Masih dalam proses lidik, kami terus mendalami keterangan para saksi untuk memperjelas alur peristiwa,” ujar Igo kepada wartawan di Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Kasus ini dilaporkan oleh seorang advokat bernama Noverizky Tri Putra. Menurut laporan, RW meminjam uang Rp1 miliar dari pelapor dan Rp1,5 miliar dari Arif Budiman.

Dana tersebut diklaim akan digunakan sebagai talangan untuk rekannya asal Malaysia, M Shaheen Shah, yang tersangkut masalah hukum di Polda Bali.

Baca Juga: Proyek Lift Kaca di Pantai Kelingking Viral, Publik Khawatir Keindahan Alam Terganggu

M Shaheen Shah, yang juga dikenal dengan sebutan Dato Sri, tercatat sebagai warga negara Malaysia dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) serta Red Notice Interpol. RW sempat mengaku bertindak sebagai perwakilan Dato Sri di Indonesia.

Namun, hingga jatuh tempo pengembalian, RW belum mengembalikan dana yang dipinjam. Hal ini memicu pelaporan dugaan penggelapan yang kini tengah diselidiki pihak kepolisian.

Selain memanggil pelapor dan terlapor, penyidik juga telah memanggil sejumlah saksi dan saksi ahli untuk memperkuat dugaan tindak pidana penggelapan. Tujuannya adalah untuk mendapatkan gambaran yang utuh mengenai kronologi dan motif di balik transaksi tersebut.

Baca Juga: Viral Foto Pesta Mahasiswi UNS Penerima KIP-K, Kampus Tindak Tegas dan Cabut Beasiswa

Polres Jaksel menegaskan bahwa proses penyidikan berjalan secara hati-hati dan profesional. Semua pihak yang terlibat dipanggil untuk memberikan keterangan agar kasus ini bisa terungkap secara transparan.

Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi terkait kasus ini hingga proses hukum selesai. Kepolisian menegaskan bahwa setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku. ***

Tags

Terkini