INSIBERNEWS — Penyanyi sekaligus aktris Tasya Kamila membagikan kisah perjuangan sang ibunda, Isverina Andriany, yang baru saja menjalani operasi bariatrik.
Keputusan tersebut diambil setelah Isverina gagal menurunkan berat badan meski sudah berjuang menjalani program diet selama 25 tahun.
Melalui unggahan di media sosialnya, Tasya menjelaskan bahwa ibunya telah lama berjuang melawan obesitas tingkat 3.
Baca Juga: Jeon Hye Bin Jadi Korban Pencopetan di Bali, Uang Rp177 Juta Raib dalam Hitungan Menit
Sejak tahun 2020, berat badan Isverina stagnan di kisaran 105 hingga 110 kilogram dan sulit turun meski sudah mencoba berbagai metode diet serta pola hidup sehat.
Obesitas yang dialami ibunda Tasya bukan hanya soal penampilan, tetapi juga menimbulkan berbagai komplikasi kesehatan.
Beberapa penyakit yang ikut muncul antara lain diabetes, fatty liver, kolesterol tinggi, hipertensi, sleep apnea, hingga gangguan mobilitas yang membuat aktivitas sehari-hari terasa berat.
Baca Juga: Nikita Mirzani Kecewa, Vonis 9 Tahun untuk Vadel Dinilai Tak Sebanding dengan Derita Putrinya
Karena kondisi kesehatan semakin kompleks, keputusan pun diambil untuk menjalani operasi bariatrik.
Menurut Tasya, langkah ini diharapkan bisa menjadi solusi medis agar sang ibu mendapatkan kembali kualitas hidup yang lebih baik setelah puluhan tahun berjuang melawan obesitas.
Bagi yang belum familiar, operasi bariatrik adalah prosedur medis yang dilakukan untuk membantu penderita obesitas menurunkan berat badan secara signifikan.
Baca Juga: KPK Terima Pengembalian Dana Biro Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji 2024
Caranya dengan mengurangi ukuran lambung sehingga kapasitas makan menjadi lebih kecil, sekaligus mengubah respons hormon yang berhubungan dengan rasa lapar dan kenyang.
Prosedur ini bukan sekadar operasi estetika, melainkan sebuah intervensi medis yang bertujuan menekan risiko penyakit kronis akibat obesitas.
Banyak penelitian menunjukkan bahwa pasien bariatrik dapat mengalami perbaikan signifikan pada penyakit metabolik seperti diabetes tipe 2 dan hipertensi.
Baca Juga: Drama BBM Tak Kunjung Usai, Pertamina dan SPBU Swasta Masih Beda Jalan
Tasya Kamila sendiri mengaku sangat mendukung langkah yang diambil ibunya. Ia berharap setelah menjalani operasi, sang ibu bisa menurunkan berat badan secara konsisten, memperbaiki kondisi kesehatannya, dan kembali menikmati aktivitas dengan lebih leluasa.
Sebagai informasi, Tasya Kamila merupakan sosok publik figur yang dikenal sejak kecil. Namanya melambung ketika ia menjadi penyanyi cilik dengan lagu-lagu populer seperti "Libur Telah Tiba" yang hingga kini masih diingat banyak orang.
Kariernya berlanjut ke dunia akting, di mana ia membintangi sejumlah sinetron, film, hingga panggung hiburan lain di Indonesia.
Baca Juga: Timnas Indonesia Mulai Merapat ke Arab Saudi, Persiapan Panas Jelang Duel Berat di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Setelah dewasa, Tasya tidak hanya fokus di dunia hiburan. Ia melanjutkan pendidikan hingga meraih gelar Master of Public Administration dari Columbia University, Amerika Serikat.
Kini, selain tetap aktif di dunia entertainment, Tasya juga dikenal sebagai aktivis lingkungan dan kerap mengedukasi masyarakat mengenai isu keberlanjutan.
Dalam kehidupan pribadinya, Tasya telah menikah dengan Randi Bachtiar dan dikaruniai dua orang anak.
Baca Juga: Erick Thohir Tegaskan Target Berat, Timnas Indonesia Wajib Tembus Putaran Final Piala Dunia 2026
Kesibukannya sebagai seorang ibu, publik figur, sekaligus aktivis membuat Tasya semakin peduli dengan isu kesehatan keluarga.
Kisah perjuangan ibunda yang ia bagikan ini pun menuai banyak dukungan dan doa dari warganet.
Lebih lanjut, Tasya menekankan bahwa obesitas bukanlah sekadar soal penampilan, melainkan penyakit kronis yang membutuhkan perhatian serius.
Baca Juga: Drama BBM Tak Kunjung Usai, Pertamina dan SPBU Swasta Masih Beda Jalan
Dengan membagikan kisah ibunya, ia berharap masyarakat lebih peduli terhadap pentingnya menjaga kesehatan tubuh serta tidak ragu mencari bantuan medis ketika dibutuhkan.
Cerita ini juga menjadi pengingat bahwa perjuangan melawan obesitas bisa sangat panjang dan melelahkan.
Namun dengan dukungan keluarga serta langkah medis yang tepat, peluang untuk kembali sehat tetap terbuka lebar.
Baca Juga: DPR Sahkan UU Ekstradisi Indonesia-Rusia, Perkuat Kerja Sama Lawan Kejahatan Transnasional