INSIBERNEWS - Aktor Eza Gionino akhirnya angkat bicara usai kabar dirinya digugat cerai sang istri, Meiza Aulia Coritha atau yang akrab disapa Eca. Gugatan itu sendiri telah resmi diajukan ke Pengadilan Agama (PA) Cibinong, Jawa Barat, pada 29 Agustus lalu dan langsung menjadi sorotan publik.
Dalam keterangannya, Eza mengakui rumah tangganya memang tengah dilanda masalah sejak awal Agustus. Ia mengaku sempat terlibat cekcok dengan Eca, namun tak pernah membayangkan istrinya benar-benar memilih untuk menggugat cerai.
Baca Juga: Tunjangan Rumah DPRD Jabar Sentuh Rp71 Juta, Publik Geram Iswara Bilang Masih Kurang
“Dari awal Agustus, kita ada cekcok. Terus saya memberikan ruang dan waktu untuk Eca supaya kami ada space dulu,” ujar Eza dalam konferensi pers di kawasan Cibubur, Depok, Rabu (10/9).
Eza menuturkan, dirinya sempat memilih keluar dari rumah untuk memberi jeda agar emosi keduanya mereda. Ia berharap dengan begitu, komunikasi bisa kembali terjalin dengan lebih tenang. Namun ternyata, keputusan berbeda diambil oleh sang istri.
Baca Juga: Pickup Terguling Usai Hindari Tabrakan, Muatan Berserakan di Jalan Raya
“Ternyata setelah beberapa hari kemudian, saya sangat menghargai keputusan dia, mungkin dia pergi membawa anak-anak,” ungkap aktor berusia 35 tahun itu.
Sejak saat itu, Eza mengaku tidak lagi berkomunikasi dengan Eca maupun ketiga anaknya. Ia bahkan tidak mengetahui keberadaan keluarganya hingga kini, yang menurutnya semakin membuat situasi terasa berat.
Baca Juga: Pickup Terguling Usai Hindari Tabrakan, Muatan Berserakan di Jalan Raya
Padahal, menurut Eza, persoalan rumah tangganya sebenarnya masih bisa diselesaikan dengan cara duduk bersama dan membicarakan masalah dengan kepala dingin. Ia menyayangkan miskomunikasi justru berakhir pada gugatan perceraian.
“Buat saya, semua masalah itu bisa selesai kalau ada komunikasi. Sayangnya, komunikasi kami memang tidak berjalan baik,” tegasnya.
Eza juga menepis keras rumor yang menyebut adanya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ataupun orang ketiga. Ia menegaskan penyebab utama retaknya rumah tangganya hanya soal komunikasi yang buruk, bukan faktor lain seperti yang ramai dibicarakan publik.