INSIBERNEWS - Kisah rumah tangga influencer Wardatina Mawa kembali mencuri perhatian setelah ia secara terbuka mengisahkan dinamika pernikahannya dengan Insanul Fahmi. Melalui unggahan Instagram pada Minggu (23/11), Mawa membagikan rentetan cerita yang memuat pengorbanan besar serta dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Inara Rusli.
Dalam unggahan tersebut, Mawa mengaku bahwa keputusan menikah muda bukan hanya soal cinta, melainkan juga langkah besar yang ia tempuh dengan menyerahkan banyak mimpi yang selama ini ia bangun.
Salah satunya, keinginannya menjadi polisi wanita yang terpaksa ia lepaskan demi memenuhi permintaan sang calon suami.
Baca Juga: Hilang Sejak Maret 2025, Alvaro Kiano Ditemukan Tak Bernyawa di Pesanggrahan
Mawa dan Insan menikah pada 27 Januari 2019 di Masjid Al-Jihad, Medan. Saat itu keduanya baru berusia 19 tahun, usia yang menurut Mawa masih “seumur jagung”. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai seorang putra yang kini menjadi pusat perhatian dan kekuatan Mawa.
Sebelum memutuskan menikah, proses pendaftaran polwan yang ia jalani hampir rampung. Ia sudah mengurus berkas, mengantongi restu keluarga, dan bersiap melangkah. Namun ketika Insan hadir dengan keseriusan menikahi dirinya, Mawa merasa itu adalah petunjuk yang harus ia ambil.
"Sampai pada suatu titik, beliau datang ke hidup saya. Dengan niat menikahi saya. Dan waktu itu saya percaya. Saya pikir itu adalah jalan yang Allah atur," tulisnya dalam unggahan tersebut.
Sebagai calon istri, Mawa memilih menuruti pandangan Insan soal peran perempuan dalam rumah tangga. Ia diajarkan bahwa tugas istri adalah di rumah, sementara suamilah yang memegang kendali dalam urusan karier. Keyakinan itu membuat Mawa rela mengubur impiannya sejak lama.
Namun perjalanan pernikahan mereka tak seindah yang ia bayangkan. Menurut Mawa, Insan yang kini menjalankan usaha kafe justru tak mampu menjaga komitmen yang dulu ia yakini.
Dugaan perselingkuhan dengan Inara Rusli, yang belakangan ramai dibicarakan publik, membuat Mawa merasa dikhianati setelah semua pengorbanan yang ia berikan.
Ia mengungkap, pengkhianatan itu menjadi beban terberat yang pernah ia terima dalam pernikahan. Terlebih, semua keputusan yang ia ambil sejak awal berlandaskan keyakinan bahwa suaminya adalah orang yang bisa ia percaya sepenuhnya.
Meski kecewa dan terluka, Mawa justru menemukan pelajaran berharga dari cobaan itu. Ia mengaku tidak menyesal menjadi istri, karena justru dari pengalaman tersebut dirinya mendapatkan kesadaran baru tentang arti keteguhan dan harga diri.
Artikel Terkait
Respon Isu Pemakzulan, Gus Yahya Nilai Rapat Harian Syuriyah Tidak Bisa Berhentikan Ketum PBNU
Soroti Isu Pemakzulan Gus Yahya, Cak Imin: Moga-moga Ada Keputusan yang Terbaik untuk NU
KTT G20: Kenapa Gibran Angkat 'Makan Gratis' Jadi Isu Geopolitik? Ini Dampak Nyata pada Petani Lokal.
DRAMA BARU INARA RUSLI: Dianggap Pelakor, Klaim Bisnis Murni Ambruk Usai Ajakan Nikah Insanul Fahmi Terbongkar
Penantian 13 Tahun Terbayarkan, Berikut Cerita Pemandu Asal Bengkulu Temukan Rafflesia hasseltii di Sumbar
Sekolah akan Dimulai Besok Senin Meski Gunung Semeru Masih Berstatus Tanggap Darurat
Gubernur Bali Wayan Koster Minta Lift Kaca di Tebing Pantai Kelingking Dibongkar
Hanya 1 dari 14 Spesies di Indonesia! Berikut Serba-serbi Rafflesia hasseltii yang Ditemukan dalam Hutan Belantara Sumbar
Singgung soal Fufufafa hingga Ijazah SMA, Roy Suryo Sebut Buku Gibran’s Black Paper Hampir Siap Rilis
Hilang Sejak Maret 2025, Alvaro Kiano Ditemukan Tak Bernyawa di Pesanggrahan