INSIBERNEWS - Kisruh royalti di industri musik nasional kembali memanas. Penyanyi sekaligus musisi Tompi resmi mengundurkan diri dari Wahana Musik Indonesia (WAMI), lembaga manajemen kolektif yang mengelola hak cipta dan distribusi royalti musik di Indonesia.
Pengumuman ini disampaikan Tompi melalui akun Instagram pribadinya pada Selasa (12/8/2025). Keputusan itu muncul sebagai bentuk kekecewaan terhadap sistem penghitungan dan pembagian royalti yang dinilai tidak transparan oleh musisi tersebut.
Baca Juga: Rayakan HUT ke-80 RI, Destinasi Wisata Ini Tawarkan Diskon hingga Gratis Tiket Masuk
Tompi menuturkan, sejak dulu ia kerap berdiskusi mengenai mekanisme pembagian royalti, termasuk dengan almarhum Glenn Fredly. Namun, hingga kini, ia menilai jawaban yang diterimanya masih belum memuaskan.
“Dulu sama Glenn Fredly saya beberapa kali diskusi tentang LMK ngutip dan ngebagi royalti dari konser. Belum pernah puas dan jelas dengan jawaban dari semua yang pernah saya tanyai. EMANG NGITUNGANYA GMN? Ngebaginya atas dasar apa!???” tulis Tompi dalam unggahannya.
Baca Juga: Demo di Kantor Bupati Pati Memanas, Polisi Tembakkan Gas Air Mata dan Water Canon
Ia menambahkan, jawaban yang diberikan pihak WAMI selama ini kerap dianggap tidak masuk akal dan membingungkan. Semakin lama, menurutnya, situasi justru kian memanas dan menimbulkan kebingungan di kalangan musisi.
Pria bernama lengkap Teuku Adifitrian itu menyerahkan proses administrasi keluarnya dari keanggotaan WAMI kepada manajernya, Natalia. Langkah ini sekaligus menjadi sikap tegas Tompi terhadap perlunya transparansi di industri musik.
Baca Juga: Presiden Peru Dorong Ekspor Blueberry dan Delima ke Pasar Indonesia
Keputusan Tompi memicu perhatian publik dan rekan-rekan musisi lain, yang beberapa di antaranya juga pernah menyoroti mekanisme pembagian royalti di LMK.
Isu ini kembali membuka diskusi terkait perlunya reformasi sistem royalti agar lebih adil dan jelas.
WAMI sendiri hingga saat ini belum memberikan tanggapan resmi mengenai pengunduran diri Tompi. Namun, isu transparansi royalti tetap menjadi perbincangan hangat di kalangan musisi dan pecinta musik Indonesia.
Baca Juga: Kim Keon Hee Mantan Ibu Negara Korea Selatan Ditangkap Atas Dugaan Suap dan Campur Tangan Pemilu
Langkah Tompi dinilai penting sebagai bentuk keberanian menyuarakan hak-hak musisi. Banyak pihak menilai, pengunduran diri ini bisa menjadi momentum bagi LMK untuk memperbaiki sistem dan membangun kepercayaan kembali dari para anggotanya.
Artikel Terkait
Azizah Salsha Resmi Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Bareskrim soal Perselingkuhan
Ramai Film Merah Putih: One For All, Menbud Fadli Zon Harap Bisa Jadi Pembangkit Nasionalisme
Punya 2 Anak dan 9 Tahun Pacaran, Cristiano Ronaldo Akhirnya Lamar Georgina
Jefri Nichol Ngaku Makan Daging Babi Demi Lawan El Rumi, Netizen Heboh!
Soal Nikita Mirzani Sering Dipaksa Pakai Rompi Tahanan Oleh Jaksa, Pengacaranya Sebut Nikita Belum Divonis Bersalah
Kim Keon Hee Mantan Ibu Negara Korea Selatan Ditangkap Atas Dugaan Suap dan Campur Tangan Pemilu
Lebih dari 100 Agen Perjalanan Haji Diduga Terlibat Kasus Korupsi Kuota dan Penyelenggaraan Ibadah
Presiden Peru Dorong Ekspor Blueberry dan Delima ke Pasar Indonesia
Demo di Kantor Bupati Pati Memanas, Polisi Tembakkan Gas Air Mata dan Water Canon
Rayakan HUT ke-80 RI, Destinasi Wisata Ini Tawarkan Diskon hingga Gratis Tiket Masuk