INSIBERNEWS – Indra Bekti, presenter senior yang sudah malang melintang di dunia hiburan Indonesia sejak awal 1990-an, tengah mematangkan rencana besar dalam hidupnya.
Pria berusia 47 tahun ini berencana pindah ke Australia bersama sang istri, Aldila Jelita, demi memberikan pendidikan terbaik bagi kedua buah hatinya.
Nama Indra Bekti mulai dikenal publik saat menjadi penyiar radio di Prambors, sebelum akhirnya menembus layar kaca lewat berbagai program televisi seperti Ceriwis, Kuis Famili 100, hingga Selamat Pagi Indonesia.
Baca Juga: Selamat! Nadin Amizah Resmi Menikah dengan Faishal Tanjung, Akad Nikah Intim di Lembang Berlangsung Hangat
Kariernya yang konsisten dan citranya yang ramah membuatnya menjadi salah satu figur publik yang disukai berbagai kalangan.
Di sisi pribadi, Indra menikah dengan Aldila Jelita, wanita berdarah Melayu yang kini menjadi partner hidup sekaligus pendukung utama semua langkahnya.
Pasangan ini dikaruniai dua orang anak yang kini mulai menginjak usia sekolah, membuat urusan pendidikan menjadi prioritas utama dalam keluarga.
Baca Juga: Nikita Mirzani Resmi Laporkan Dugaan Suap Reza Gladys ke KPK, Bawa Bukti Rekaman Suara
Rencana pindah ke Negeri Kanguru ini, menurut Indra, sebenarnya bukan hal baru. Keinginan tersebut sudah lama ia diskusikan bersama Aldila, namun baru sekarang terasa semakin serius.
“Betul nih lagi giat bekerja. Insyaallah bisa buat nabunglah, kerjaan itu terus. Mumpung diliput ya, ayo saya bersedia telepon ke manajer saya,” ujarnya sambil tertawa ringan, menunjukkan optimisme namun tetap realistis.
Meski begitu, keputusan final belum diambil. Indra menegaskan bahwa mereka masih mempertimbangkan banyak faktor penting, mulai dari pemilihan sekolah yang sesuai, proses adaptasi, hingga kesiapan finansial.
Baca Juga: Berlangsung Meriah! Nita Vior dan Vincent Gelar Acara Baby Gender Reveal Anak Pertama, Biru atau Pink?
Sebagai bentuk persiapan nyata, Indra bahkan sudah mulai mengajukan lamaran pekerjaan di Australia.
Salah satu yang menjadi incarannya adalah posisi sebagai pengajar public speaking, sebuah bidang yang sangat ia kuasai setelah puluhan tahun menjadi pembawa acara dan penyiar.
Langkah ini bukan tanpa dasar. Beberapa waktu lalu, Indra, Aldila, dan anak-anaknya sempat tinggal selama dua minggu di Australia.
Baca Juga: Bukan Karena Perselingkuhan, Dahlia Poland Beberkan Alasan Gugat Cerai Fandy Christian, Apa Itu?
Tujuannya adalah melakukan survei sekolah, melihat lingkungan tempat tinggal, dan mengukur kenyamanan hidup di sana.
Dalam kunjungan itu, mereka juga sempat berdiskusi dengan beberapa kenalan yang sudah menetap di Australia untuk mendapatkan gambaran nyata mengenai biaya hidup, peluang kerja, hingga sistem pendidikan setempat.
Bagi Indra, pendidikan anak adalah investasi terbesar yang tidak bisa ditawar. Ia ingin memastikan anak-anaknya tumbuh dengan kualitas pendidikan terbaik sekaligus memiliki pengalaman hidup internasional.
Baca Juga: Pengacara Reza Gladys Sebut Kesaksian Doktif di Persidangan Sangat Disayangkan : Habis Energi Kita Terkait Sidang Model Seperti Ini
Meski demikian, ia sadar proses ini tidak sederhana. Perpindahan ke negara lain memerlukan persiapan administratif, mental, dan finansial yang matang. “Pokoknya semua harus siap, dari sekolah, rumah, sampai urusan kerjaan saya di sana,” tuturnya.
Dengan semangat bekerja yang semakin tinggi dan dukungan penuh dari keluarga, Indra Bekti optimistis impian besar ini bisa terwujud.
Ia berharap, jika semuanya berjalan lancar, keputusan pindah ke Australia dapat menjadi babak baru yang membawa kebahagiaan dan masa depan cerah bagi keluarganya.
Artikel Terkait
KPK Telusuri Dalang Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024, Siapa Pemberi Perintah?
Selamat! Nadin Amizah Resmi Menikah dengan Faishal Tanjung, Akad Nikah Intim di Lembang Berlangsung Hangat
Mengenang Kembali Sejarah,Benarkah Indonesia Dijajah Belanda Selama 350 Tahun?
Wajib Verifikasi Usia, Langkah Baru Pemerintah Lindungi Anak dari Konten Berbahaya di Medsos
Hyundai dan GM Satukan Kekuatan, Siapkan Van Listrik dan 4 Model Baru untuk Guncang Pasar Amerika
Meta ‘Bersih-bersih’ WhatsApp! 6,8 Juta Akun Penipuan Diblokir di Awal 2025, Paling Banyak dari Asia Tenggara