INSIBERNEWS - Drama panas antara Min Hee Jin dan HYBE kembali jadi sorotan publik. Setelah melalui penyelidikan panjang lebih dari satu tahun, polisi akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan kasus dugaan pelanggaran kepercayaan yang dilaporkan oleh HYBE terhadap mantan CEO ADOR tersebut.
Alasan penghentian penyelidikan ini cukup tegas: tidak ada unsur pidana yang ditemukan.
Baca Juga: Siswa SMA di Garut Gantung Diri Usai Tak Naik Kelas, Diduga Alami Bullying
“Dari hasil penyelidikan selama lebih dari satu tahun, polisi menyimpulkan bahwa tidak ada pelanggaran hukum yang dilakukan oleh mantan CEO Min atas tuduhan tersebut,” ungkap perwakilan Min Hee Jin, seperti dikutip dari media lokal Star Today pada Selasa, 15 Juli 2025.
Baca Juga: Menyusul JP Morgan, BlackRock dan Vanguard Ikut Tambah Kepemilikan Saham BBRI
HYBE pertama kali melaporkan Min pada April 2024, menyebut adanya dugaan pelanggaran kepercayaan. Tuduhan ini muncul setelah munculnya percakapan internal jajaran petinggi ADOR di aplikasi KakaoTalk, yang menurut HYBE berisi indikasi upaya pengambilalihan kendali manajemen oleh Min.
Namun tudingan tersebut langsung dibantah oleh Min. Ia menegaskan bahwa 80 persen saham ADOR dimiliki oleh HYBE, sehingga secara logika tidak masuk akal jika dirinya disebut berusaha merebut kekuasaan dari tangan pemilik mayoritas.
Baca Juga: Waspada Nih! Sering Makan Seblak Ternyata Bisa Bawa Dampak Buruk buat Kesehatan
Meski polisi memutuskan tidak ada tindak pidana, HYBE belum mau menyerah. Agensi raksasa yang menaungi grup-grup top seperti BTS dan SEVENTEEN itu menyatakan akan mengajukan keberatan atas keputusan ini.
Mereka berencana menyertakan bukti-bukti baru yang muncul selama proses pengadilan terkait perseteruan internal dengan para anggota NewJeans.
Baca Juga: Tarik Ulur Berakhir, Indonesia dan AS Sepakat Turunkan Tarif Dagang Jadi 19 Persen
“Setelah penyelidikan polisi, muncul situasi baru seperti pernyataan pemutusan kontrak oleh para anggota NewJeans, dan sejumlah bukti baru telah diajukan dalam proses pengadilan terkait,” demikian isi pernyataan resmi dari HYBE.
Baca Juga: Tragis! Pria 22 Tahun Tikam Mantan Ayah Tiri Gegara Masalah Rujuk
Selain itu, HYBE juga mengklaim bahwa pengadilan, dalam putusan terpisah, sempat menyebut Min Hee Jin sengaja menyabotase elemen-elemen kontrak eksklusif yang dimiliki grup NewJeans. Hal ini dijadikan alasan kuat bagi pihak agensi untuk kembali menggugat Min secara hukum.
Artikel Terkait
Akui Nikahi Mulan Saat Acara Sunatan Anak, Ahmad Dhani Klarifikasi atau Blunder Lagi?
WNI Ditangkap di Korea Selatan Usai Liburan Mewah ke Jepang dengan Kartu Kredit Curian
Belum Genap Setahun Bercerai Andrew Andika Umumkan Tunangan Baru, Netizen: Semoga yang Ini Ga diselingkuhi Juga
Tragis! Pria 22 Tahun Tikam Mantan Ayah Tiri Gegara Masalah Rujuk
Aset Negara Nganggur Bakal Dikelola Danantara, Targetnya Bikin Ekonomi Lebih Nendang
Ivan Gunawan Tak Lagi Berteman Sembarangan, Ada Apa di Balik Perubahan Ini?
Tarik Ulur Berakhir, Indonesia dan AS Sepakat Turunkan Tarif Dagang Jadi 19 Persen
Waspada Nih! Sering Makan Seblak Ternyata Bisa Bawa Dampak Buruk buat Kesehatan
Menyusul JP Morgan, BlackRock dan Vanguard Ikut Tambah Kepemilikan Saham BBRI
Siswa SMA di Garut Gantung Diri Usai Tak Naik Kelas, Diduga Alami Bullying