Dermawan, Suga BTS Donasikan 59 Miliar Rupiah Untuk Pembangunan Rumah Sakit Terapi Autisme

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Selasa, 24 Juni 2025 | 10:30 WIB
Suga BTS dan Kepala Medis Yeonsei Geum Gi Chang (Rumah Sakit Severance)
Suga BTS dan Kepala Medis Yeonsei Geum Gi Chang (Rumah Sakit Severance)

INSIBERNEWS – Usai rampungkan wajib militer, Suga donasikan 5 miliar won atau sekitar Rp 59 miliar rupiah kepada Rumah Sakit Severance, Seoul.


Donasi tersebut ditujukan untuk mendirikan pusat perawatan khusus bagi anak dan remaja dengan spektrum autisme. 


“Rumah sakit dan Suga akan mendirikan pusat perawatan khusus untuk mendukung pengobatan dan kemandirian sosial pasien dengan gangguan spektrum autisme,” kata perwakilan Rumah Sakit Severance dilansir dari E-Daily, pada Senin, 23 Juni 2025.


Baca Juga: Sebelum Trump Umumkan Genjatan Senjata Israel-Iran, Sebelumnya Iran Serang Pangkalan Militer Amerika di Qatar


Pusat tersebut akan menyediakan layanan kesehatan mental melalui terapi bahasa, psikologi, dan perilaku. Program yang dijalankan juga akan menghubungkan praktik klinis dengan riset medis.

 
Gagasan pendirian pusat terapis bermula dari pertemuan Suga dengan Profesor Chun Geun Ah, Kepala Departemen Psikiatri Anak dan Remaja Severance, pada November tahun lalu.


Pada kesempatan itu, Suga menyampaikan pendapatnya mengenai pentingnya pusat terapi jangka panjang untuk autisme.


Baca Juga: Iran Serang Pangkalan AS di Qatar, Trump Sebut Kerusakan Minim dan Serukan Perdamaian


Ia lalu menyatakan niatnya untuk berdonasi 5 miliar won untuk mendukung pendirian pusat tersebut.


“Anak-anak dengan spektrum autisme membutuhkan perawatan jangka panjang dan personal,” kata Profesor Chun. Bersama Profesor Chun, Suga turut merancang program terapi bernama MIND, akronim dari Music, Interaction, Network, Diversity. 


Program ini menggunakan musik untuk meningkatkan kemampuan interaksi sosial dan sensorik anak-anak dengan autisme. 


Baca Juga: Bek Timnas Indonesia Rizky Ridho Gelar Pernikahan, Tapi Malah Kena Nyinyir Warganet, Kenapa?

Anak-anak diajak bermain alat musik, menulis lirik lagu, dan mengekspresikan perasaan melalui musik.


Menurut pihak rumah sakit, seiring berjalannya program, kemampuan mereka dalam berkomunikasi dan bekerja sama mengalami peningkatan. 

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X