INSIBERNEWS - Istilah rebo wekasan sudah tidak asing lagi. Rebo wekasan dikenal sebagai salah satu hari yang erat kaitannya dengan sebuah tradisi yang masih dipercaya oleh sebagian masyarakat umum.
Tradisi rebo wekasan biasanya dilakukan oleh masyarakat Jawa, Sunda, dan Madura. Rebo wekasan juga bisa disebut dengan Rebo Pungkasan karena merupakan hari Rabu terakhir di bulan Safar.
Lantas bagaimana sejarah, makna dan tradisi dari Rebo wekasan? Simak selengkapnya.
Baca Juga: Dinyatakan Keluar Dari NCT, Moon Taeil Terlibat Kasus Pelecehan Seksual!
Makna Rebo Wekasan
Rebo merupakan nama hari dalam bahasa Jawa yaitu Hari Rabu. Sedangkan wekasan adalah bahasa Jawa yang artinya pungkasan atau akhir. Rebo wekasan secara bahasa adalah Rabu Terakhir.
Namun, sebagai sebuah istilah tradisi, Rabu Wekasan adalah tradisi budaya yang diadakan di hari Rabu Terakhir dari Bulan Safar, yaitu bulan kedua dari 12 bulan penanggalan Hijriyah.
Tradisi budaya Rebo Wekasan ini adalah hari yang tidak tergantung pada hari pasaran dan neptu untuk melakukan suatu upacara adat di Jawa.
Sejarah Rebo Wekasan
Rebo wekasan berawal dari masa penyebaran Islam di Indonesia. Masyarakat Jawa meyakini hari Rabu terakhir pada Bulan Safar merupakan hari naas dari kepercayaan lama kaum Yahudi.
Pada Bulan Safar 1602, beredar kabar rencana penjajahan Belanda di Jawa. Masyarakat kemudian melaksanakan serangkaian ritual menolak kedatangan penjajah tersebut.
Ritual tersebut berkembang menjadi tradisi Rabu Wekasan atau Rebo Wekasan.
Selain itu, Rabu Wekasan atau Rebo Wekasan berhubungan erat dengan penyebaran agama Islam di Indonesia. Abdul Hamid Quds berpendapat bahwa terdapat 32.000 bala yang diturunkan Allah ke bumi pada hari Rabu terakhir setiap tahun di Bulan Safar.
Tradisi Rebo Wekasan
Terdapat perbedaan tradisi antara masyarakat satu dengan lainnya. Hal ini karena kepercayaan turun temurun yang dipegang hingga budaya yang berlangsung di sekitarnya.
Terdapat sebagian orang yang kerap mengamalkan sholat sunnah dengan jumlah empat rakaat. Kemudian ada juga bacaan doa-doa yang didasarkan pada surat yang ada di dalam Al-Quran.