religi-budaya

Cerita Jenaka : Abu Nawas Berhasil Mengecohkan Seorang Baginda Raja

Jumat, 21 Juni 2024 | 15:03 WIB
Illustrasi Abu Nawas dan Sang Raja (Foto:Istimewa)

INSIBERNEWS -Suatu hari Baginda memerintahkan prajuritnya menjemput Abu Nawas agar bergabung dengan rombongan Baginda Raja Harun Al Rasyid. Baginda Raja tahu kalau Abu Nawas amat takut kepada beruang.

Abu Nawas merasa takut dan gemetar, tetapi ia tidak berani menolak perintah Baginda.
Baginda memanggil Abu Nawas, dengan penuh rasa hormat Abu Nawas mendekati Baginda.

“Tahukah mengapa engkau aku panggil?” tanya Baginda tanpa sedikit pun senyum di wajahnya.

Baca Juga: Cerita Humor Gus Dur : Nasib Barisan Suami Takut Istri Di Akhirat“Ampun Tuanku, hamba belum tahu,” kata Abu Nawas.

“Kau pasti tahu bahwa sebentar lagi akan turun hujan. Hutan masih jauh dari sini. Kau kuberi kuda yang lamban. Sedangkan aku dan pengawaI-pengawalku akan menunggang kuda yang cepat.

Nanti pada waktu santap siang kita berkumpul di tempat peristirahatanku. Bila hujan turun kita harus menghindarinya dengan cara kita masing-masing agar pakaian kita tetap kering. Sekarang kita berpencar,” Baginda menjelaskan.

Kemudian, Baginda dan rombongan mulai bergerak. Abu Nawas kini tahu Baginda akan menjebaknya.

Baca Juga: Heboh! Mualaf Papua Menyerahkan Babi Sebagai Hewan Kurban, Warganet : Belum Mendalam Ilmu Nya

Ia harus mancari akal. Dan ketika Abu Nawas sedang berpikir tiba-tiba hujan turun. Begitu hujan turun Baginda dan rombongan segera memacu kuda untuk mencapai tempat periindungan yang terdekat.

Tetapi karena derasnya hujan. Baginda dan para pengawalnya basah kuyup.
Ketika santap siang tiba, Baginda segera menuju tempat peristirahatan.

Belum sempat baju Baginda dan para pengawalnya kering, Abu Nawas datang dengan menunggang kuda yang lamban.

Baginda dan para pengawal terperangah karena baju Abu Nawas tidak basah.
Padahai dengan kuda yang paling cepat pun tidak bisa mencapai tempat berlindung yang paling dekat.

Pada hari kedua, Abu Nawas diberi kuda yang cepat yang kemarin ditunggangi Baginda Raja.

Kini Baginda dan para pengawal-pengawalnya mengendarai kuda-kuda yang lamban. Setelah Abu Nawas dan rombongan kerajaan berpencar, hujan pun turun seperti kemarin.

Halaman:

Tags

Terkini