INSIBERNEWS - Di zaman modern saat ini, masih ada juga sebagian masyarakat Indonesia yang masih mempercayai hal berbau mistis yaitu menggunakan jimat untuk melindungi diri, bahkan disalahgunakan untuk kejahatan.
Sedikitnya ada 3 fungsi jimat, selain untuk melariskan usaha juga untuk kebal badan dan hipnotis orang yang menjadi sasarannya.
Tali Pocong sering disalahgunakan oleh pemiliknya, guna melindungi diri dan berbuat kejahatan.
Salah satunya penggunaan jimat sebagai benda keramat pembawa keberuntungan. Padahal tidak jelas kebenarannya.
Baca Juga: Ciri-ciri Orang Yang Akan Menjadi Tumbal Pesugihan, Salah Satunya Sering Melihat Makhluk Halus
Jimat pun memiliki bentuk dan rupa yang berbeda-beda, berikut ini bentuk jimat yang sering digunakan :
Tali Pocong
Tali pocong masih dipercaya sebagai jimat yang bisa membuat kebal dari senjata tajam dan dapat melompat jauh. Kebanyakan pelaku kejahatan kerap kali menggunakan jimat tali pocong saat beraksi.
Biasanya, jimat itu diselipkan di dalam dompet dan saku celana. Diakuinya, tidak semua orang bisa memiliki jimat itu, hanya orang-orang tertentu yang mendapatkannya.
Contohnya seperti kawanan pencuri kendaraan bermotor di Depok selalu membawa jimat tali pocong. Tali pocong itu juga dianggap keramat karena bisa menghipnotis orang.
Menurut para pelaku, tali pocong itu berguna membuat korban tertidur, sehingga saat mereka menggondol motor yang ia curinya, tidak akan terpergok oleh pemilik.
Baca Juga: Karomah Makam Keramat Tajug, Kisah Putra Sultan Ageng Tirtayasa Berjuang Melawan Penjajah
Taring Raja Babi Hutan
Kemudian jimat yang sering diburu masyarakat Indonesia adalah taring raja babi hutan. Masyarakat percaya jimat tersebut kebal akan segala tembakan senjata api.