INSIBERNEWS - Mantan bintang NBA, Dwyane Wade, yang baru-baru ini dilantik ke dalam Naismith Basketball Hall of Fame, mengungkapkan momen yang sangat emosional dalam hidupnya.
Pada podcastnya, The Why with Dwyane Wade, yang diterbitkan pada Kamis, 30 Januari, Wade membagikan pengalaman pribadi tentang operasi pengangkatan tumor kanker ginjal yang ia jalani pada Desember 2023.
Dalam wawancara tersebut, Wade membuka diri mengenai masalah kesehatannya yang mengarah pada diagnosa yang mengejutkan. "Momen itu mungkin adalah titik terlemah yang pernah saya rasakan dalam hidup saya," ujar Wade dengan penuh emosi, menggambarkan betapa beratnya proses tersebut.
Gejala yang Mendorong Wade untuk Memeriksakan Diri
Awal mula masalah kesehatan Wade bermula dari perubahan yang ia rasakan pada tubuhnya. Wade mengungkapkan bahwa buang air kecilnya mulai terasa lebih lambat dan lemah, yang membuatnya khawatir dan memutuskan untuk segera menemui dokter. "Karena saya melakukan pemindaian seluruh tubuh, mereka bisa melihat ada sesuatu yang tak beres di ginjal saya," katanya.
Setelah pemindaian, dokter menemukan kemungkinan adanya kista atau tumor pada ginjal kanannya. Wade pun memutuskan untuk mendapatkan beberapa pendapat medis lagi untuk memastikan diagnosa tersebut.
Baca Juga: Manchester City Sikat Club Brugge 3-1, Lolos ke Babak Playoff Liga Champions
Operasi Pengangkatan Tumor dan Keputusan Besar yang Diambil Wade
Pada akhirnya, Wade memutuskan untuk menjalani operasi pengangkatan tumor, meskipun itu berarti mengangkat sekitar 40% dari ginjal kanannya. Ia menyebutkan bahwa salah satu alasan besar di balik keputusannya adalah untuk menghindari risiko penyebaran kanker jika tumor tersebut dibiarkan. "Alhamdulillah saya bisa operasi dengan benar, karena tumornya kanker," ujar Wade, mengungkapkan rasa syukur dan ketenangannya setelah menjalani prosedur medis yang sangat menentukan hidupnya.
Kelemahan yang Dihadapi Wade dan Dukungan Keluarganya
Bagi Wade, momen ini adalah salah satu yang paling rentan dalam hidupnya. Ia mengungkapkan perasaan lemah dan rapuh yang pertama kali ia rasakan di depan keluarganya, terutama kepada anak-anak dan ayahnya. "Saya rasa itu adalah pertama kalinya keluarga saya, ayah saya, anak-anak saya, melihat saya lemah," kata Wade dengan mata yang berkaca-kaca.
Namun, meskipun ia merasa sangat terpuruk, Wade menemukan kekuatan melalui dukungan keluarga. "Dalam proses kelemahan saya itu, saya menemukan kekuatan dalam keluarga saya," ungkapnya, menekankan betapa besar arti keluarga dalam proses penyembuhan dan pemulihan dirinya.
Dwyane Wade: Dari Penghargaan ke Kehidupan Pribadi yang Menginspirasi