olahraga

MotoGP Mandalika 2026 Siap Digelar, Dampak Ekonominya Tembus Triliunan Rupiah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:52 WIB
Sirkuit Mandalika 2026 (foto: Istimewa)

INSIBERNEWS - Tanah air kembali bersiap menjadi pusat perhatian dunia internasional lewat perhelatan adu kecepatan motor paling prestisius sejagat.

Ajang balap Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 telah resmi dijadwalkan untuk menyapa para pencinta otomotif pada tanggal 9 hingga 11 Oktober 2026 mendatang.

Sirkuit Internasional Mandalika di Nusa Tenggara Barat kembali ditunjuk menjadi panggung utama bagi para pembalap kelas dunia tersebut.

Baca Juga: Pajero Comeback! Mitsubishi Motors Bocorkan Wajah Baru SUV Legendarisnya

Langkah ini menandai tahun kelima perjalanan konsisten Indonesia dalam mengemas sport tourism sejak debut perdananya memukau publik pada tahun 2022 silam.

Lebih dari sekadar hiburan jet darat roda dua, agenda tahunan ini telah menjelma menjadi motor penggerak utama bagi pertumbuhan ekonomi daerah, perluasan sektor pariwisata, serta akselerasi pembangunan infrastruktur kawasan lokal.

Baca Juga: Maruti Suzuki Siap Luncurkan Mobil Etanol 100 Persen, Fronx dan Wagon R Jadi Kandidat

Kehadiran para pembalap internasional terbukti membawa berkah tersendiri yang efeknya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat sekitar secara berkelanjutan.

Catatan gemilang pada gelaran tahun sebelumnya menunjukkan angka perputaran uang yang sangat fantastis, mencerminkan tingginya antusiasme pelancong domestic maupun mancanegara yang berbondong-bondong datang ke Lombok.

Direktur Utama PT InJourney, Maya Watono, mengungkapkan betapa besarnya kontribusi nyata dari kompetisi balap ini terhadap penguatan roda ekonomi di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga: Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tuai Protes, Refly Harun: Penyidik Polda Metro Jaya Tidak Profesional

Berdasarkan data evaluasi performa tahun 2025, kontribusi ekonomi dari aktivitas sepanjang pekan balapan tersebut sukses menembus angka hingga Rp4,96 triliun.

Lonjakan pendapatan yang masif ini ditopang kuat oleh tingginya okupansi penginapan, geliat bisnis transportasi, sektor kuliner, hingga bergairahnya pelaku UMKM setempat.

Angka-angka tersebut menjadi bukti konkret bahwa investasi besar dalam membangun sirkuit bertaraf internasional mampu memberikan timbal balik yang setimpal bagi kesejahteraan wilayah.

Halaman:

Tags

Terkini