olahraga

Dua Atlet Muda PAC Bersinar di Kejuaraan Asia Tenggara, Koleksi Medali dan Catat Waktu Impresif

Sabtu, 22 November 2025 | 12:54 WIB
Dua atlet muda Papua Athletics Center tampil gemilang di Kejuaraan Atletik Asia Tenggara 2025 (Foto : instagram/papuaathleticscenter)

 

INSIBERNEWS - Dua atlet muda dari Papua Athletics Center (PAC), Eqman Yance Elektriko Kafiar dan Fransisko Adrianto Makaminang, tampil memukau pada ajang 17th South East Asian U18–U20 Athletics Championship 2025 di Stadion Madya Atletik Sumatera Utara, Deli Serdang. Kejuaraan yang berlangsung 15–18 November itu menjadi panggung pembuktian talenta atletik Papua yang terus berkembang.

Ketua Umum PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan apresiasi atas capaian dua atlet tersebut dan menilai performa mereka sebagai sinyal positif bagi masa depan atletik Indonesia.

Baca Juga: Vidi Aldiano Menang di Pengadilan, Tiga Gugatan Hak Cipta ‘Nuansa Bening’ Gugur Sekaligus

“Eqman dan Fransisko berhasil menunjukkan performa yang konsisten dan daya juang tinggi di level Asia Tenggara. Prestasi mereka semakin menegaskan kualitas Papua Athletics Center sebagai pusat pembinaan yang mampu melahirkan atlet-atlet baru yang kompetitif,” ujar Luhut dalam keterangan tertulis, Sabtu.

Eqman Yance Elektriko Kafiar menjadi sorotan utama kontingen Indonesia di kategori U20. Ia mengoleksi empat medali dalam empat nomor berbeda dua perak dan dua perunggu, sekaligus menandai dirinya sebagai salah satu sprinter muda paling menjanjikan dari Timur Indonesia.

Baca Juga: Disebut 'Fasis' oleh Wali Kota Terpilih New York, Begini Respons Santai Donald Trump

Pada hari pembukaan kejuaraan, 15 November, Eqman mengamankan medali perunggu di nomor 400 meter U20 putra dengan catatan waktu 48,48 detik.

Dua hari berselang, pada 17 November, ia kembali naik podium setelah meraih perak di nomor 200 meter U20 putra dengan torehan 21,57 detik, mencatatkan peningkatan signifikan dibandingkan performa musim sebelumnya.

Tidak hanya di nomor individu, Eqman turut menyumbang medali dalam dua nomor estafet. Ia memperkuat tim campuran 4x100 meter U20 yang finis di posisi kedua dengan waktu 45,69 detik. Sehari kemudian, ia kembali membawa pulang medali usai timnya meraih perunggu pada nomor estafet campuran 4x400 meter dengan catatan waktu 3:48,14.

Baca Juga: Keluarga Ungkap Kondisi Terkini Jule Usai Isu Perselingkuhan: Sempat Drop, Kini Mulai Pulih

Di sisi lain, Fransisko Adrianto Makaminang, atlet PAC asal Boven Digoel yang turun di nomor 1.500 meter U20 putra, juga tampil kompetitif meski belum meraih podium.

Ia finis di posisi keempat dengan catatan waktu 4:01,40, hanya selisih tipis dari peraih medali. Penampilannya tetap diapresiasi karena menunjukkan perkembangan daya tahan dan kontrol ritme lomba yang semakin matang.

Apresiasi juga datang dari Direktur & EVP Sustainable Development PT Freeport Indonesia, Claus Wamafma. Menurutnya, performa dua atlet ini mencerminkan kualitas program pembinaan Papua Athletics Center yang kini mulai menunjukkan hasil nyata.

Baca Juga: Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah FIFA Series 2026, Gelar Persahabatan Internasional Kembali Sambangi Tanah Air

Halaman:

Tags

Terkini