Tak hanya dari kalangan politikus dan aktivis, desakan untuk memboikot Israel juga menggema di dunia olahraga. Kampanye global menyerukan agar Israel dikeluarkan dari berbagai ajang olahraga internasional, mirip dengan sanksi yang pernah dijatuhkan kepada Rusia usai invasi ke Ukraina.
Bagi UEFA, keputusan ini bukan perkara ringan. Mereka harus menimbang tekanan politik, kepentingan olahraga, hingga reaksi dari sponsor dan federasi anggota.
Namun, jika mayoritas benar-benar bulat, Israel bisa segera menyusul Rusia yang sebelumnya dilarang tampil di level internasional.
Baca Juga: Tragis! Gegara Tersinggung Ucapan Teman, Pemuda di Bengkalis Tega Bunuh Rekan Kerja hingga Tewas
Apapun hasilnya nanti, langkah UEFA jelas akan jadi sorotan dunia. Sepak bola, yang kerap disebut sebagai ruang pemersatu tanpa batas negara, kali ini kembali dipaksa berhadapan dengan konflik geopolitik yang pelik. Dunia kini menunggu, apakah sepak bola Eropa benar-benar berani mengambil sikap tegas terhadap Israel.***