INSIBERNEWS - inIsiden memalukan terjadi dalam situs resmi turnamen yang digelar di Thailand, SEA Games 2025. Sebagian publik menyoroti bendera Indonesia dan Thailand yang salah dipasangkan pada jadwal pertandingan futsal.
Pada halaman jadwal untuk tanggal 4 Desember 202, tercantum laga futsal antara Indonesia dan Thailand yang dijadwalkan berlangsung pukul 18.30 waktu setempat di Stadion Chonburi.
Namun, terdapat kejanggalan, Timnas Futsal Thailand justru diberi ikon bendera Vietnam. Sementara, Timnas Futsal Indonesia digambarkan dengan bendera Laos, membuat publik bingung dan geram pada saat yang bersamaan.
Baca Juga: Purbaya Kekeh Tutup Pintu Thrifting, Pedagang Gedebage Ketar-Ketir Menanti Kepastian
Insiden ini langsung memicu kritik di dalam negeri Thailand. Sejumlah tokoh olahraga menyayangkan kelalaian tersebut, apalagi Thailand berstatus sebagai tuan rumah dan berada di bawah sorotan publik regional.
“Ini kesalahan fatal yang mencoreng wajah Thailand sebagai penyelenggara SEA Games,” ujar salah satu tokoh olahraga Thailand yang dikutip sejumlah media lokal.
Mereka menilai, kesalahan semacam ini seharusnya tidak terjadi pada event internasional yang sudah direncanakan berbulan-bulan. Terlebih, bendera merupakan simbol identitas negara yang melekat kuat dalam konteks olahraga.
Baca Juga: Soroti Bencana di Sumatera, Mahfud MD Singgung Soal Perizinan Tambang dan Pengelolaan Hutan
Pihak panitia pelaksana SEA Games Thailand hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden salah bendera tersebut. Belum diketahui apakah kesalahan ini sudah diperbaiki atau masih muncul di situs resmi.
Publik Indonesia yang mengetahui insiden ini melalui media sosial turut menunjukkan rasa kecewa. Banyak yang bertanya bagaimana sebuah ajang sebesar SEA Games bisa melewatkan detail dasar seperti penggunaan bendera negara.
SEA Games 2025 sendiri baru akan dibuka pada 9 Desember mendatang, namun serangkaian insiden kecil mulai bermunculan dan menjadi perhatian. Kesalahan bendera ini menambah daftar evaluasi yang harus segera diselesaikan panitia sebelum acara dimulai.
Baca Juga: Air Bah Lumpuhkan Aceh: Mualem Tinjau dari Udara, 1,4 Juta Warga Terdesak dan Ribuan Desa Tenggelam
Dengan sorotan yang semakin tajam, penyelenggara diharapkan segera memperbaiki kesalahan ini dan meningkatkan standar verifikasi agar insiden serupa tidak terulang.
Artikel Terkait
Air Bah Lumpuhkan Aceh: Mualem Tinjau dari Udara, 1,4 Juta Warga Terdesak dan Ribuan Desa Tenggelam
BRI Konsisten Dukung Ekonomi Kerakyatan, Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Penggerak Sektor Keuangan atas Inisiatif Holding Ultra Mikro
OpenAI Luncurkan 'ChatGPT for Teachers', Ruang Kerja AI Gratis untuk 400 Ribu Pendidik hingga 2027
Andre Taulany Ungkap Rasa Lega Usai Proses Perceraiannya Dengan Erin Selesai
Purbaya Kekeh Tutup Pintu Thrifting, Pedagang Gedebage Ketar-Ketir Menanti Kepastian