Memasuki babak kedua, Garuda Muda tampil lebih ngotot. Mereka terus menggempur pertahanan India lewat variasi serangan sayap dan umpan terobosan ke kotak penalti.
Namun rapatnya barisan belakang India yang dikawal Biswas Dippendu dan Harsh Palande membuat Hokky Caraka kesulitan mencari ruang tembak.
Di menit ke-48, India kembali hampir memperlebar jarak. Suhail Ahmad yang menjadi momok bagi pertahanan Indonesia melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, tapi kali ini Cahya Supriadi tampil sigap dengan penyelamatan gemilang.
Baca Juga: Kasus Ambruknya Ponpes Al Khoziny Naik ke Penyidikan, 17 Saksi Sudah Dipanggil Polisi
Sisa waktu berjalan dengan intensitas tinggi. Indra Sjafri mencoba melakukan beberapa pergantian pemain untuk menambah tenaga baru, namun belum ada hasil yang bisa diharapkan. Umpan silang, sepakan jarak jauh, hingga bola mati—semua belum mampu menembus rapatnya lini belakang India.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-2 tak berubah. Kekalahan ini tentu jadi pelajaran berharga bagi skuad muda Indonesia yang masih mencari komposisi terbaik jelang turnamen utama di SEA Games 2025.
Meski kecewa, performa agresif di babak kedua memberi sedikit harapan bahwa Garuda Muda masih punya potensi besar untuk bangkit di laga-laga berikutnya.***
Artikel Terkait
Visa Dibatalkan, 6 Atlet Israel Gagal Tampil di Kejuaraan Dunia Senam Jakarta Imbas Penolakan Publik
Hotman Paris Yakin Nadiem Bakal Menang Praperadilan: 'Belum Ada Kerugian Negara, Kok Sudah Jadi Tersangka
Aplikasi Palsu 'Sora' Serbu App Store, OpenAI Kebanjiran Tiruan Usai Peluncuran Resmi
Penjualan Mobil di Indonesia Naik Tipis pada September 2025, Tapi Masih Lesu Dibanding Tahun Lalu
Pertanyakan Bukti Tersangka Nadiem Makarim, Hotman Paris Bawa Hasil Audit BPKP Sebut Tak Ada Kerugian Negara
Dearly Angkat Bicara Buntut Video Viral Ari Lasso yang Terlihat Kasar, Sebut Ia Sosok Pacar Baik
Kasus Ambruknya Ponpes Al Khoziny Naik ke Penyidikan, 17 Saksi Sudah Dipanggil Polisi
Miris! Bulan Madu Berujung Maut, Pasangan Suami Istri Ditemukan Tak Sadar Diri di Penginapan Glamping
Perkuat Program Makan Bergizi Gratis, BGN Siap Libatkan 5,000 Chef Profesional
Terancam Hukuman Mati, Ammar Zoni Gagal Rehabilitasi hingga Jadi Pengedar di Rutan