INSIBERNEWS - Bursa transfer Liga Super Indonesia 2025 tak hanya diramaikan oleh pergerakan pemain, tapi juga dari sisi staf pelatih.
Jika Persib Bandung sudah lebih dulu memperpanjang kerja sama dengan Luizinho Passos sebagai pelatih kiper, Dewa United tak mau kalah.
Klub berjuluk Tangsel Warriors itu resmi merekrut Frank Kooiman sebagai pelatih kiper anyar mereka musim ini.
Baca Juga: Dua Balita Ditemukan Meninggal di Pantai Sigandu, Polisi Lakukan Penyelidikan
Frank Kooiman merupakan pelatih asal Belanda yang punya latar belakang kuat dalam pengembangan penjaga gawang.
Ia pernah bekerja di beberapa akademi top Eropa sebelum akhirnya menerima tantangan baru di Liga Indonesia bersama Dewa United.
Langkah ini diambil manajemen sebagai upaya serius meningkatkan kualitas sektor penjaga gawang yang kerap jadi titik lemah musim lalu.
Baca Juga: Biodata Alfeandra Dewangga, Pemain Lokal yang Direkrut Persib Bandung untuk Liga Super 2025
Kooiman diharapkan mampu memberikan sentuhan berbeda, terutama dalam aspek refleks, distribusi bola, dan komunikasi di area pertahanan.
Sosoknya dikenal tegas dan detail dalam latihan, namun tetap dekat dengan para pemain, khususnya para kiper muda.
Dengan pengalaman dari Eropa, kehadiran Frank bisa menjadi inspirasi sekaligus dorongan motivasi bagi para penjaga gawang Dewa United.
Baca Juga: Hasto Gugat Pasal 21 UU Tipikor ke MK, KPK Tegaskan Pasal Penting untuk Penegakan Hukum
Di sisi lain, Persib Bandung tetap mempertahankan Luizinho Passos, pelatih kiper asal Brasil yang sudah membawa Teja Paku Alam dkk tampil solid.
Langkah kedua klub ini menunjukkan bahwa peran pelatih kiper kini semakin vital dalam membentuk skuad yang seimbang dan kompetitif.
Artikel Terkait
Link Streaming dan Head to Head Timnas Indonesia vs Vietnam, Malam Ini di Final Piala AFF U23 2025
Kisah Pilu Hafid, Dokter Spesialis THT yang Memilih Tinggal di Kolong Jembatan Usai Kehilangan Keluarga
Ruben Onsu Geram Anak Difitnah di TikTok, Siap Tempuh Jalur Hukum
Trump Desak Israel Tentukan Langkah di Gaza Usai Gagalnya Gencatan Senjata
Polda Metro Jaya Sebut Penyebab Kematian Diploma Muda, Arya Daru Tidak Ditemukan Ancaman Dari Pihak Lain