INSIBERNEWS - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa dirinya menolak ide menjabat sebagai pimpinan federasi sepak bola Indonesia seumur hidup.
Dalam pandangannya, sebuah organisasi yang sehat justru membutuhkan regenerasi kepemimpinan agar tidak stagnan dan selalu bisa menyesuaikan diri dengan tantangan zaman.
Hal ini ia sampaikan usai muncul wacana perubahan masa jabatan ketua umum yang dibahas menjelang Kongres PSSI pada 4 Juni mendatang.
Baca Juga: Suporter Tamu Dilarang di Liga 1 Musim Depan, Erick Thohir: Jangan Semua Lempar ke PSSI
"Kalau saya, di alam demokrasi ini, percaya betul bahwa perlu ada pembatasan jabatan. Jangan sampai organisasi ini dipimpin orang yang itu-itu saja terus. Bukan berarti nggak bagus, tapi ya harus ada penyegaran," ujar Erick kepada wartawan di Jakarta, Selasa (29/4).
Ia merespons pernyataan Sekjen PSSI Yunus Nusi yang membuka ruang diskusi tentang masa jabatan Ketum dalam forum kongres nanti.
Baca Juga: Gilbert Agius Dipecat PSIS Semarang Usai 16 Laga Tanpa Kemenangan, Muhammad Ridwan Ambil Alih
Saat ini, statuta PSSI 2019 yang berlaku menyebutkan bahwa jabatan Ketua Umum maksimal hanya bisa diemban selama tiga periode. Erick menilai, aturan ini sudah cukup ideal dan sejalan dengan semangat demokrasi serta prinsip tata kelola organisasi yang profesional.
Meski begitu, ia tak menutup mata bahwa di beberapa negara lain ada model yang berbeda, bahkan tanpa batasan periode.
Baca Juga: Liverpool Samai Rekor MU, Raih 20 Gelar Liga Inggris Usai Bungkam Tottenham
Ia mencontohkan, di Korea Selatan misalnya, pemilihan pengurus federasi dilakukan dengan cara yang berbeda, di mana ketua memilih anggota eksekutif.
"Itu bukan berarti salah. Setiap negara punya sistem masing-masing. Tapi saya tetap pegang prinsip bahwa demokrasi harus dijaga," tegasnya.
Baca Juga: Real Madrid Tegaskan Tidak Akan Mundur dari Final Piala Raja Meski Protes terhadap Wasit
Menurut Erick, menjaga sirkulasi kepemimpinan bukan sekadar soal jabatan, melainkan juga cara merawat semangat kolektif dalam membangun sepak bola nasional.
Artikel Terkait
Siapa yang Bakal Diturunkan? Ini Prediksi Line Up PSIS Semarang vs Borneo FC di BRI Liga 1 2024-2025
Ini Link Live Streaming PSIS Semarang vs Borneo FC di BRI Liga 1 2024-2025, Lengkap dengan Head to Head
Link Live Streaming BRI Liga 1 2025: Persib Bandung vs PSS Sleman Malam Ini di Stadion GBLA
BRI Liga 1 2025 Pekan 30: Ini Prediksi Persib Bandung vs PSS Sleman Malam Nanti Pukul 19.00 WIB
Head to Head Persib Bandung vs PSS Sleman yang Sudah Bertemu 15 Kali: Ada 3 Kali Imbang!
FIFA Gaungkan Pekan Sepak Bola Dunia: Momen Persatuan Lewat Semangat Olahraga
Real Madrid Tegaskan Tidak Akan Mundur dari Final Piala Raja Meski Protes terhadap Wasit
Liverpool Samai Rekor MU, Raih 20 Gelar Liga Inggris Usai Bungkam Tottenham
Gilbert Agius Dipecat PSIS Semarang Usai 16 Laga Tanpa Kemenangan, Muhammad Ridwan Ambil Alih
Suporter Tamu Dilarang di Liga 1 Musim Depan, Erick Thohir: Jangan Semua Lempar ke PSSI