INSIBERNEWS - Novak Djokovic kembali tampil di Miami Open setelah enam tahun absen, membawa ambisi besar untuk meraih gelar ketujuhnya di turnamen ini.
Namun, sebelum memulai perjuangannya di lapangan, petenis Serbia itu lebih dulu bertemu dengan legenda rock Jon Bon Jovi pada Kamis (20/3) waktu setempat atau Jumat WIB.
Keduanya terlihat akrab, berbincang santai, dan berpose bersama di ajang ATP Masters 1000 tersebut.
Baca Juga: Kevin Diks Ungkap Rasa Kecewa Karena Kekalahan Timnas Indonesia Lawan Australia
Djokovic datang ke Miami dengan tekad untuk menemukan kembali performa terbaiknya setelah beberapa hasil mengecewakan. Petenis berusia 37 tahun itu mengalami kekalahan mengejutkan dalam pertandingan pembukaannya di Indian Wells dan Doha, membuatnya haus akan momentum positif.
"Saya sedang mencoba menemukan kembali level permainan saya. Sejujurnya, saya belum bermain di level yang saya inginkan, bahkan belum mendekati permainan terbaik saya," ujar Djokovic dalam konferensi pers yang dikutip ATP, Jumat (21/3).
Baca Juga: Kluivert Puji Mentalitas Timnas Garuda Meski Kalah 1-5 dari Australia
Meski belum mencapai performa maksimal, Djokovic tetap percaya bahwa hasil baik akan segera datang. Ia mengaku telah berlatih keras dan siap membuktikan dirinya di Hard Rock Stadium.
"Saya telah bekerja keras, memberikan yang terbaik di setiap sesi latihan. Saya tahu bahwa pada akhirnya, semuanya akan kembali seperti yang saya harapkan. Semoga saja, itu terjadi di sini," tambahnya.
Baca Juga: Timnas Indonesia Kalah 1-5 dari Australia, Garuda Harus Bangkit di Kualifikasi Piala Dunia
Djokovic saat ini hanya terpaut satu gelar dari torehan ke-100 dalam kariernya di tingkat tur. Jika berhasil menjuarai Miami Open, ia juga akan memecahkan rekor Andre Agassi sebagai petenis dengan gelar terbanyak di turnamen ini.
Meskipun hasilnya di awal musim belum memuaskan, Djokovic tetap optimis karena semifinalnya di Australian Open menunjukkan bahwa ia masih menjadi salah satu pesaing utama di dunia tenis.
Baca Juga: Tersingkir di Swiss Open, Leo dan Bagas Langsung Gas ke Kejuaraan Bulu Tangkis Asia
"Saya masih memiliki semangat yang sama seperti saat bermain di Australia. Saya masih bisa mengalahkan pemain-pemain besar seperti Carlos Alcaraz, dan itulah alasan utama mengapa saya terus memotivasi diri," ungkap Djokovic, yang sempat mengalahkan Alcaraz di perempat final Australian Open sebelum akhirnya mundur di semifinal melawan Alexander Zverev.
Artikel Terkait
Jepang Bidik Kemenangan Lawan Bahrain Demi Tiket ke Piala Dunia 2026
Jakarta Pertamina Enduro Siap Tempur di Final Four Proliga 2025, Targetkan Lolos ke Final!
Biodata dan Profil Nathan Tjoe-A-On, Pemain Muda Serba Bisa Timnas Indonesia
Biodata dan Profil Dirk Kuyt, Pemain Andalan Liverpool dan Timnas Belanda
Patrick Kluivert Siapkan Perubahan Strategi Timnas Indonesia Lawan Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Messi Absen Main di Team Argentina di Kualifikasi Piala Dunia, Ini Alasannya!
Tersingkir di Swiss Open, Leo dan Bagas Langsung Gas ke Kejuaraan Bulu Tangkis Asia
Timnas Indonesia Kalah 1-5 dari Australia, Garuda Harus Bangkit di Kualifikasi Piala Dunia
Kluivert Puji Mentalitas Timnas Garuda Meski Kalah 1-5 dari Australia
Kevin Diks Ungkap Rasa Kecewa Karena Kekalahan Timnas Indonesia Lawan Australia