INSIBERNEWS - Perombakan susunan Kabinet Merah Putih yang digawangi oleh Presiden Prabowo Subianto kembali memunculkan dinamika baru.
Listyo Sigit Prabowo secara resmi melepaskan jabatannya sebagai Kapolri dan kini merapat ke Istana Negara untuk mengemban amanah strategis sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), menggantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh Dudung Abdurachman.
Kepastian mengenai tugas baru ini mencuat ke publik saat Listyo tampak hadir di lingkungan Istana bersama sejumlah menteri jelang prosesi pelantikan.
Kehadirannya seketika menyita perhatian, sekaligus memvalidasi kabar pergeseran yang sebelumnya sempat menjadi teka-teki di kalangan masyarakat.
Menanggapi rentetan pertanyaan dari awak media, purnawirawan jenderal bintang empat tersebut membenarkan dan angkat bicara dengan gaya tenangnya yang khas.
"Ya katanya, ini saya akan dilantik menjadi KSP. Tapi nanti jelasnya pada saat selesai dilantik," ungkap Listyo mengonfirmasi pos barunya pada hari Kamis (1/10/2026).
Peralihan tugas dari pucuk komando penegak hukum menuju lingkaran inti penasihat presiden disikapi Listyo dengan penuh kelapangan dada.
Baginya, penugasan di mana pun merupakan wujud tanggung jawab moral negara yang harus selalu dijalankan secara maksimal tanpa pamrih.
Rasa syukur dan kebanggaan itu pun sempat ia utarakan secara lugas saat ditanya mengenai alasannya menerima tawaran strategis di institusi Bina Graha tersebut.
"Ya suatu kehormatan, karena bisa memberi pengabdian terbaik untuk bangsa," tutur Listyo menegaskan komitmen pengabdiannya.
Sementara itu, tongkat estafet kepemimpinan di institusi Polri dipastikan segera berpindah tangan menyusul dikirimkannya Surat Presiden (Supres) ke pihak parlemen.
Dalam berkas usulan tersebut, Presiden Prabowo telah mantap menetapkan nama Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai calon tunggal Kapolri.
Memasuki masa transisi ini, Listyo secara terbuka memberikan suntikan moral dan menaruh rasa optimisme tinggi terhadap figur suksesornya.
"Saya kenal baik dengan Suyudi, saya tahu integritas dan kinerja beliau, harapannya bisa melanjutkan program-program Polri ke depan," pungkasnya menitipkan pesan penuh harapan.***