INSIBERNEWS - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan dirinya akan dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dalam rangkaian perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto.
Listyo disebut bakal menggantikan posisi KSP yang sebelumnya ditempati mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman.
Kabar mengenai penunjukan tersebut disampaikan langsung oleh Listyo saat tiba di kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta. Ia mengaku telah menerima informasi terkait rencana pengangkatannya sebagai KSP.
Baca Juga: Masinis KA Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka, Publik Heran dan KAI Siap Beri Bantuan Hukum
"Iya, insyaallah, mudah-mudahan tidak keliru," ujar Listyo.
Mantan Kabareskrim Polri itu mengatakan, dirinya baru akan memberikan penjelasan lebih lengkap mengenai jabatan barunya setelah prosesi pelantikan berlangsung.
"Katanya saya akan dilantik menjadi KSP. Tapi jelasnya nanti setelah dilantik," kata Listyo.
Dalam rangkaian reshuffle yang sama, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Suyudi Ario Seto disebut akan menggantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri.
Baca Juga: Listyo Sigit Diganti, Ini Sosok Suyudi Ario Seto yang Disiapkan Prabowo Jadi Kapolri
Jika terealisasi, pergantian tersebut akan menandai perubahan posisi pucuk pimpinan Polri sekaligus menempatkan Listyo di lingkungan pemerintahan sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
Menanggapi sosok yang disebut menjadi penggantinya, Listyo berharap berbagai program yang selama ini telah dijalankan Polri dapat terus dilanjutkan.
Ia juga berharap institusi kepolisian tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di tengah adanya pergantian pimpinan.
Baca Juga: 172 Peserta PPDS Unair Mual-Muntah Usai Pradik, Sampel Makanan Kini Diuji Puslabfor hingga BPOM
Listyo turut menjelaskan alasan dirinya tidak terlihat mendampingi Suyudi dalam momen tersebut. Menurutnya, pada saat itu dirinya tengah mengikuti kegiatan upacara.