Pengalamannya di bidang reserse juga berlanjut ketika Suyudi menjabat Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, serta Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat.
Suyudi kemudian mendapat penugasan di Bareskrim Polri. Sejumlah posisi yang pernah diembannya antara lain Kanit Resmob Bareskrim Polri, Wadirtipideksus Bareskrim Polri, dan Wadirtipidsiber Bareskrim Polri.
Di tingkat kewilayahan, ia pernah menjabat Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolresta Bogor Kota, hingga Kapolres Metro Jakarta Pusat.
Baca Juga: Diiming-imingi Jadi Istri Kedua, Pimpinan Ponpes di Lombok Tega Nodai Belasan Santriwatinya
Kariernya terus menanjak hingga Suyudi dipercaya menjadi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Pada 2023, ia kemudian menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya.
Pernah Pimpin Polda Banten
Pada Juni 2024, Suyudi ditunjuk sebagai Kapolda Banten. Jabatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan kariernya sebelum kemudian mendapat kepercayaan memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN).
Pada 25 Agustus 2025, Presiden Prabowo melantik Suyudi sebagai Kepala BNN RI menggantikan Komjen Pol Marthinus Hukom.
Setelah menduduki jabatan tersebut, pangkat Suyudi naik menjadi Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) pada September 2025.
Baca Juga: Pabrik Baterai Raksasa Karawang Beroperasi, Sinyal Kuat Harga Mobil Listrik Bakal Makin Terjangkau
Selama memimpin BNN, Suyudi terlibat dalam sejumlah agenda pemberantasan peredaran narkotika, termasuk penguatan kerja sama dengan lembaga dalam dan luar negeri. BNN di bawah kepemimpinannya juga menangani sejumlah kasus narkotika berskala besar.
Salah satu perkara yang mendapat perhatian adalah pengungkapan jaringan penyelundupan sabu seberat 2 ton yang dikaitkan dengan jaringan Golden Triangle. BNN bekerja sama dengan sejumlah pihak dalam pengungkapan kasus tersebut.
Pada 2026, Suyudi juga terus menjalankan koordinasi dengan sejumlah lembaga, termasuk TNI, dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.
Baca Juga: Polisi Periksa Organ Dalam Ayah yang Tewas di Bogor, Anak Kandung Jadi Tersangka
Kini, Suyudi Ario Seto memasuki babak baru dalam kariernya setelah Presiden Prabowo mengusulkannya sebagai calon Kapolri untuk menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Persetujuan Komisi III DPR merupakan bagian dari proses pergantian Kapolri; tahapan formal selanjutnya tetap mengikuti mekanisme ketatanegaraan yang berlaku. ***