INSIBERNEWS - Suasana Tol Jagorawi arah selatan pada Jumat (21/8/2026) dini hari mendadak mencekam akibat kecelakaan maut yang merenggut dua nyawa sekaligus.
Sebuah mobil minibus Mercedes-Benz (Mercy) bernomor polisi B 2538 STM hangus terbakar usai menghantam bagian belakang truk kontainer di Kilometer 1.400 A.
Insiden nahas yang terjadi sekitar pukul 02.15 WIB ini membuat pengemudi dan satu penumpang Mercy tewas seketika di lokasi kejadian.
Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Timur yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi.
Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Darwis Yunarta, membenarkan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan mobil Mercy dan sebuah truk kontainer bernopol B 9509 UIY yang saat itu sedang dikemudikan oleh Egi Hermawan.
"Telah melakukan sejumlah langkah penanganan setelah menerima laporan kecelakaan tersebut. Unit Laka Tim 1 Satlantas Polres Metropolitan Jakarta Timur menangani kecelakaan tersebut secara menyeluruh," jelas Darwis.
Menjelaskan kronologi awal, Darwis memaparkan bahwa sebelum petaka terjadi, mobil mewah tersebut tengah melaju kencang dari arah utara menuju selatan dengan posisi berada di lajur dua jalan tol.
Setibanya di titik KM 1.400 A, mobil tiba-tiba menabrak bagian ekor truk kontainer berbadan besar tersebut. Kuatnya hantaman memicu percikan api yang langsung membesar dan melahap seluruh bodi Mercy.
"Akibat benturan keras, kendaraan minibus Mercy terbakar di TKP, sehingga mengakibatkan pengemudi dan penumpangnya meninggal dunia karena terbakar," terang Darwis menggambarkan kondisi fatal di lapangan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menemui jalan buntu terkait identitas pasti kedua korban lantaran kondisi jenazah yang rusak parah akibat lalapan api.
Guna melancarkan arus lalu lintas sekaligus mengamankan barang bukti, bangkai kendaraan yang terlibat tabrakan maut ini telah dievakuasi oleh petugas menuju Pool Derek Tol Jagorawi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Kami juga sudah meminta pemeriksaan visum jenazah korban di Rumah Sakit Polri sebagai bagian dari proses penanganan dan identifikasi korban," pungkas Darwis seraya menambahkan polisi masih terus mendalami keterangan saksi-saksi guna menyibak penyebab pasti mengapa mobil tersebut bisa lepas kendali.***