INSIBERNEWS - Sebuah pesawat kargo Boeing 737 milik maskapai K2 Airways dilaporkan hilang kontak saat menjalankan penerbangan menuju Karachi, Pakistan, pada Selasa (7/7/2026). Otoritas penerbangan setempat mengonfirmasi terdapat lima orang awak di dalam pesawat ketika komunikasi dengan menara pengawas tiba-tiba terputus.
Sebelum sinyal pesawat menghilang, pilot sempat melaporkan adanya gangguan pada sistem navigasi. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh petugas pengatur lalu lintas udara yang kemudian kehilangan komunikasi dengan pesawat beberapa saat setelah laporan disampaikan.
Berdasarkan informasi awal, pesawat kargo tersebut merupakan Boeing 737 berusia sekitar 27 tahun yang lepas landas dari Sharjah, Uni Emirat Arab.
Data pelacakan penerbangan menunjukkan pesawat mengalami beberapa kali perubahan ketinggian sebelum akhirnya menghilang dari radar.
Baca Juga: Balas Serangan Amerika, Iran Luncurkan Rudal dan Drone ke Pangkalan Militer AS di Bahrain dan Kuwait
Data dari Flightradar24 mengindikasikan titik terakhir pesawat berada di wilayah barat daya Karachi. Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan pesawat jatuh di kawasan perairan, meski hingga kini otoritas Pakistan masih melakukan verifikasi untuk memastikan lokasi pasti keberadaan pesawat.
Tim pencarian dan penyelamatan telah dikerahkan ke sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi hilangnya pesawat. Operasi dilakukan dengan melibatkan unsur otoritas penerbangan, penjaga pantai, serta instansi terkait guna mempercepat proses pencarian terhadap pesawat maupun lima awak yang berada di dalamnya.
Maskapai K2 Airways menyatakan terus berkoordinasi dengan otoritas Pakistan selama proses pencarian berlangsung.
Pihak maskapai juga menyampaikan harapan agar seluruh kru dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat, sembari memastikan akan memberikan informasi terbaru sesuai perkembangan di lapangan.
Hingga berita ini ditulis, penyebab hilangnya pesawat masih belum dapat dipastikan. Sementara itu, pihak Boeing belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Otoritas Pakistan menegaskan investigasi menyeluruh akan dilakukan setelah lokasi pesawat berhasil ditemukan.***