news

Diduga Lupa Matikan Kompor, Kebakaran Hanguskan Lima Rumah di Palmerah

Senin, 6 Juli 2026 | 06:34 WIB
Ilustrasi Kebakaran (Foto : Portal Kota Malang)

INSIBERNEWS - Ketenangan malam di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, seketika berubah mencekam setelah kobaran api besar melanda permukiman padat penduduk pada Minggu (5/7/2026) malam.

Insiden kebakaran hebat tersebut melalap habis sejumlah tempat tinggal warga yang berlokasi di Jalan Palmerah Utara III, RT 15/RW 08, Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah.

Berdasarkan penyelidikan awal dan laporan saksi di lapangan, petaka ini diduga kuat bersumber dari kelalaian aktivitas rumah tangga di salah satu hunian milik warga setempat yang bernama Pak Beni.

Baca Juga: Usulan Bebas Pajak JHT Dinilai Bisa Dongkrak Daya Beli, Said Iqbal: Uangnya Kembali Berputar di Ekonomi

Api pertama kali terpercik akibat sebuah kompor gas yang ditinggalkan begitu saja dalam keadaan menyala saat pemiliknya tengah memasak lauk pauk.

Seorang warga setempat, Rafi, menuturkan bahwa dirinya tidak mengetahui secara pasti detik-detik awal saat si jago merah mulai muncul karena kebetulan sedang berada di luar lingkungan. Ia baru menyadari adanya musibah besar tersebut setelah menerima panggilan telepon darurat dari anggota keluarganya yang panik mengabarkan situasi di sekitar rumah mereka.

"Awalnya saya enggak tahu, karena lagi di luar. Terus ditelepon keluarga bahwa ada kebakaran. Yang terbakar rumah Pak Beni, terus nyebar. Lima rumah lebih," ungkap Rafi saat memberikan kesaksian mengenai mencekamnya suasana malam itu, sembari menambahkan bahwa api dipicu oleh kompor yang lupa dimatikan.

Baca Juga: Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam, Warga Diminta Menjauh dari Radius 1,7 Kilometer

Melihat kepulan asap hitam yang kian tebal dan membubung tinggi, warga sekitar secara spontan bahu-bahu menyiramkan air dengan peralatan seadanya untuk mencegah lidah api merembet ke bangunan lain.

Guna menjinakkan amukan api yang cepat membesar akibat material bangunan yang didominasi bahan semipermanen, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kota Jakarta Barat langsung menerjunkan kekuatan penuh.

Baca Juga: Korban Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Tegal Alami Trauma Berat, Sempat Ingin Akhiri Hidup

Otoritas mengerahkan sedikitnya 13 unit armada mobil pemadam kebakaran lengkap dengan dukungan taktis dari 65 personel tangguh ke baris depan.

"Total pengerahan akhir, 13 unit dengan 65 personel," papar Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi.

Setelah berjibaku melawan pekatnya asap dan panasnya kobaran api selama kurang lebih satu jam sejak operasi pemadaman dimulai pukul 18.37 WIB, petugas akhirnya berhasil melakukan lokalisir area sehingga mencegah kerusakan yang jauh lebih masif di lingkungan padat tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini