news

Pasokan Batu Bara Bertambah, PLN Pastikan Listrik Lebih Stabil hingga Akhir Tahun

Sabtu, 4 Juli 2026 | 14:30 WIB
Ilustrasi Batu Bara (Photo : Instagram.com/ckc.ooo)

INSIBERNEWS - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) memastikan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dalam kondisi aman hingga akhir 2026.

Kepastian tersebut diperoleh setelah perusahaan mendapatkan tambahan alokasi batu bara berkalori menengah yang sebelumnya mengalami kekurangan dan sempat memengaruhi keandalan pasokan listrik di sejumlah wilayah.

Baca Juga: Danantara Temukan Dugaan Penyimpangan di PT Pos Indonesia, Audit Mulai Dilakukan

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan tambahan pasokan batu bara berkalori 4.500 kkal/kg mencapai 16,8 juta ton.

Alokasi tersebut akan didistribusikan secara bertahap ke berbagai PLTU mulai Juli hingga Desember 2026 guna memastikan operasional pembangkit tetap berjalan optimal.

"Sebanyak 1,8 juta ton akan digunakan untuk kebutuhan Juli, kemudian 3 juta ton per bulan mulai Agustus hingga Desember," ujar Darmawan dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Baca Juga: Pemerintah Klaim APBN 2025 Berhasil Tekan Pengangguran dan Kemiskinan

Menurut Darmawan, tambahan pasokan tersebut menjadi solusi atas kekurangan batu bara yang sebelumnya terjadi pada pembangkit berbahan bakar batu bara kalori menengah.

Kondisi itu sempat memengaruhi keandalan sistem kelistrikan, terutama di Pulau Jawa, sehingga PLN terpaksa menerapkan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah sebagai langkah menjaga stabilitas jaringan.

"Dengan adanya tambahan pasokan ini, kendala penyediaan energi listrik yang sempat terjadi di Pulau Jawa berhasil dikoreksi dan pemadaman bergilir dapat diselesaikan dengan baik," jelasnya.

Baca Juga: Kontroversi Lagu Bupati Purwakarta, Atalia Sebut Liriknya Tak Hormati Perempuan

PLN menegaskan akan terus memperkuat strategi pengamanan pasokan energi primer melalui koordinasi dengan pemerintah dan perusahaan pemasok batu bara.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh pembangkit memiliki stok yang memadai sehingga kebutuhan listrik masyarakat maupun sektor industri dapat terpenuhi tanpa gangguan.

Baca Juga: Empat Tersangka Penyerobotan Lahan Ditangkap, Proyek Rusun Tanah Abang Tetap Berlanjut

Halaman:

Tags

Terkini