news

Gencatan Senjata Dipertanyakan, Israel Kembali Serang 47 Wilayah di Lebanon, Korban Tembus Tembus 3,269 Orang

Kamis, 28 Mei 2026 | 12:08 WIB
Gencatan Senjata Dipertanyakan, Israel Kembali Serang 47 Wilayah di Lebanon (Foto : BBC)

INSIBERNEWS - Konflik bersenjata di Lebanon kembali memakan korban jiwa dalam jumlah besar. Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan, sedikitnya 56 orang tewas dan 103 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan Israel dalam 24 jam terakhir.

Data terbaru yang dirilis pada Rabu (27/5/2026) menunjukkan total korban akibat rangkaian serangan sejak 2 Maret terus meningkat tajam. Hingga kini, tercatat sebanyak 3.269 orang meninggal dunia dan 9.840 lainnya mengalami luka.

Pihak Kementerian Kesehatan Lebanon menyebut angka tersebut berasal dari serangan yang terus berlangsung di berbagai wilayah, terutama kawasan selatan dan timur negara itu.

Baca Juga: Trump Bicara Soal Selat Hormuz, AS Klaim Tak Ada Negara yang Bisa Menguasainya

Gelombang serangan udara dilaporkan menghantam puluhan wilayah di Lebanon. Disebutkan pesawat tempur Israel menyerang sedikitnya 47 kota dan desa pada Rabu (28/5).

Serangan udara tersebut disebut berfokus pada sejumlah wilayah strategis, termasuk kota Nabatieh dan Tyre di Lebanon selatan, serta beberapa kawasan di Lembah Bekaa di bagian timur negara tersebut.

Situasi ini memperlihatkan bahwa ketegangan di perbatasan Lebanon-Israel masih jauh dari mereda, meskipun sebelumnya telah diumumkan adanya kesepakatan gencatan senjata.

Baca Juga: Picu Polemik, MUI Tegaskan Kurban Prabowo Pakai APBN Sah Secara Syariat, Ini Alasannya

Pada 16 April lalu, Lebanon dan Israel diketahui menggelar pembicaraan langsung pertama di tingkat duta besar di Washington. Setelah pertemuan tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa kedua pihak telah mencapai kesepakatan penghentian konflik.

Namun di lapangan, serangan masih terus terjadi. Israel dilaporkan tetap melancarkan serangan ke berbagai permukiman di Lebanon selatan dan mempertahankan pengendalian tembakan di sejumlah wilayah perbatasan.

Di sisi lain, kelompok Hizbullah Lebanon juga terus melakukan operasi militer terhadap pasukan Israel sebagai bentuk respons atas eskalasi yang terjadi.

Baca Juga: Iran Siap Akhiri Perang Timur Tengah dan Desak AS Tunjukkan Itikad Perdamaian

Meningkatnya jumlah korban sipil dan berlanjutnya aksi saling serang memunculkan kekhawatiran internasional bahwa konflik di kawasan tersebut berpotensi semakin meluas jika tidak segera dihentikan melalui jalur diplomasi. ***

Tags

Terkini