Tokencai
Terakhir adalah acara Tokencai, yaitu pengantin laki-laki menjemput pengantin perempuan dari kamarnya melalui serangkaian tradisi yang unik.
Sebelum masuk, dia harus terlebih dahulu mengetuk pintu kamar dan terjadilah acara saling berbalas pantun.
Pintu kamar akan dibukakan bila pengantin pria bersedia memberikan hadiah atau sejumlah uang yang besarnya telah ditentukan oleh ina ru’u atau perias pengantin.
Baca Juga: Meninggal Dunia, ART yang Lompat dari Rumah Majikan di Cimone Tangerang
Pada Bima Dompu calon suami tinggal bersama di rumah calon mertua yang disebut dengan Ngge’e nuru. Ngge’e artinya tinggal, nuru artinya ikut.
Setelah pria sudah diterima lamarannya dan bila kedua belah pihak menghendaki, sang pria diperkenankan tinggal bersama calon mertua di rumah calon mertua. Dia akan menanti bulan baik dan hari baik untuk melaksanakan upacara pernikahan.(**)