nasional

Pembangunan Tahap II IKN Resmi Dimulai, Rp48,8 Triliun Disiapkan untuk Wujudkan Kota Politik Baru

Rabu, 16 April 2025 | 18:15 WIB
Prabowo Berjanji Rampungkan Pembangunan IKN Dalam 4 Tahun (x/@ikn_id)

INSIBERNEWS - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus bergerak maju. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengumumkan bahwa tahap kedua pembangunan IKN untuk periode 2025-2029 telah resmi dimulai.

Proses lelang proyek, serah kelola, hingga pelaksanaan pekerjaan besar lainnya kini sedang dipersiapkan untuk mendukung keberlangsungan proyek raksasa ini.

Baca Juga: China Stop Beli Pesawat Boeing, Bikin Tegang Hubungan Dagang dengan AS Makin Panas

Dalam keterangannya pada Rabu (16/4/2025), Basuki menegaskan bahwa pembangunan tahap II ini difokuskan untuk menjadikan Kota Nusantara sebagai pusat kekuasaan politik nasional.

Artinya, infrastruktur yang akan dibangun bukan sekadar fisik, tapi juga menyangkut pondasi kelembagaan negara di lokasi baru ini.

Baca Juga: Kenapa Susunan Huruf di Keyboard Nggak Urut? Ini Jawabannya!

Pemerintah telah menggelontorkan dana yang tidak sedikit. Sebanyak Rp48,8 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) disiapkan untuk menopang pembangunan ini.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk membangun kawasan legislatif dan yudikatif, ekosistem penunjang, serta membuka akses ke wilayah perencanaan kedua atau WP2.

Baca Juga: Ngobrol Santai Bareng Jokowi, Khofifah Bahas Dampak Perang Dagang China-AS ke Jatim

"Anggaran ini bukan hanya untuk bangunan, tapi juga mencakup pengembangan sistem pendukung agar Kota Nusantara dapat berjalan sebagai ibu kota politik yang efektif," ujar Basuki.

Ia juga menekankan pentingnya peran infrastruktur dalam mempercepat transformasi pemerintahan yang terpusat di lokasi baru tersebut.

Baca Juga: Kabar Duka, Advokat Hotma Sitompul Tutup Usia di RSCM Akibat Sakit

Dengan bergulirnya tahap kedua ini, proyek IKN kembali menjadi sorotan publik. Pemerintah berharap, percepatan pembangunan bisa dilakukan secara maksimal, dengan tetap memperhatikan prinsip keberlanjutan dan efisiensi.

Sementara itu, seluruh proses lelang dan pembangunan akan dilakukan secara transparan agar mendorong kepercayaan publik terhadap proyek strategis nasional ini.

Tags

Terkini