"Kemudian yang kedua saya juga minta maaf atas kegaduhan ini yang merasa terganggu dengan candaan saya yang dinilai oleh masyarakat mungkin berlebihan untuk itu saya minta maaf," ujar.
Dari kejadian viral tersebut, Miftah mengaku hal tersebut merupakan baginya untuk intropeksi diri, hati-hati berbicara di depan masyarakat.
Baca Juga: Kapolrestabes Semarang Mengaku Siap Tanggung Jawab Dalam Kasus Penembakan Siswa SMK
"Ini juga merupakan intropeksi bagi saya untuk berhati-hati berbicara di depan publik dan masyarakat," imbuhnnya.
Alih-alih akan meminta maaf kepada penjual es yang telah ia olok-olok dan kepada masyarakat. Utusan Presiden itu mengaku telah ditegur oleh Sekretaris Utusan Khusus Presiden
"Saya juga sudah ditegur oleh bapak Seskab yang hari ini berada dari Jepang untuk lebih berhati-hati menyampaikan pendapat dan pidato di depan masyarakat umum,"
Baca Juga: Kapolrestabes Semarang Mengaku Siap Tanggung Jawab Dalam Kasus Penembakan Siswa SMK