INSIBERNEWS - Jungkook, salah satu anggota BTS, baru-baru ini membuat pengakuan yang mengejutkan sekaligus menyentuh hati banyak penggemar. Dalam siaran langsung di platform Weverse, ia mengungkap bahwa dirinya hidup dengan ADHD atau Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder.
Awalnya, momen itu tampak seperti interaksi santai biasa antara Jungkook dan para penggemarnya. Ia mengobrol, bercanda, bahkan sesekali menanggapi komentar yang masuk.
Namun, tanpa disadari, gerak-geriknya yang tak bisa diam justru membuat penggemar curiga. Dari situlah kemudian terkuak bahwa ia memang memiliki ADHD.
Pria berusia 28 tahun itu tampak tetap ceria meski harus mengakui hal yang cukup pribadi. Di sela-sela candaannya, Jungkook banyak bergerak, menggoyangkan tubuh, hingga sulit duduk tenang. Sikap itulah yang membuat fans makin menyadari gejala ADHD pada dirinya.
Menurut keterangan dari berbagai sumber medis, ADHD pada orang dewasa kerap ditandai dengan kesulitan berkonsentrasi, rasa gelisah, mudah cemas, hingga kesulitan untuk duduk diam. Kondisi ini bisa membuat aktivitas sehari-hari terasa lebih menantang.
Baca Juga: Menkeu RI Sri Mulyani Pastikan Tarif Pajak Tidak Naik di 2026
Pengakuan Jungkook tersebut langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak penggemar merasa terenyuh, bahkan ada yang merasa bersalah karena komentar dan pengamatan mereka lah yang akhirnya membuat idolanya harus mengungkapkan kondisi pribadinya.
“Mendengar Jungkook punya ADHD dewasa sangat berarti bagiku. Jangan dengarkan orang-orang yang mengkritikmu, kamu akan tetap dicintai apa adanya,” tulis seorang penggemar dalam kolom komentar yang viral di X.
Baca Juga: Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Akui Kesalahan Usai Diperiksa KPK
Di balik dukungan yang membanjir, isu kesehatan mental di kalangan idol K-Pop sebenarnya masih menjadi sesuatu yang tabu. Industri hiburan Korea dikenal penuh tekanan, dengan standar perfeksionisme yang tinggi. Banyak idol enggan membuka diri tentang kondisi psikologis mereka karena khawatir akan menuai stigma atau penilaian negatif.
Namun langkah Jungkook dianggap sebagai sebuah keberanian besar. Dengan pengaruhnya yang begitu luas, ia bisa menjadi suara penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan mental, terutama ADHD yang sering disalahpahami.
Baca Juga: Biaya Pendidikan hingga Perbaikan, Mensos Ungkap Presiden Bakal Beri Bantuan bagi Korban Unjuk Rasa
Bagi para penggemarnya, pengakuan ini justru semakin menguatkan rasa cinta dan hormat kepada Jungkook. Di mata mereka, ia bukan hanya bintang besar yang penuh talenta, tetapi juga manusia biasa yang berani jujur dengan dirinya sendiri. Dan di era sekarang, keberanian semacam ini seringkali lebih berharga dari sekadar citra sempurna.***