INSIBERNEWS - Keluarga selebgram Fadil Jaidi tengah menghadapi musibah yang cukup menyedihkan. Ibundanya, yang akrab disapa Mama Ida, menjadi korban penipuan dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Berita ini diungkap Fadil secara langsung melalui video yang diunggah ke akun Instagram pribadinya pada Senin, 11 Agustus 2025.
Dalam pengakuannya, Fadil menyebut kejadian tersebut berlangsung sekitar dua minggu lalu. Pelaku beraksi dengan menggunakan modus berpura-pura menjadi teman lama Mama Ida yang sudah lama tidak berkomunikasi.
Baca Juga: AMPHURI Dorong Lebih Banyak Peran Swasta dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji Nasional
“Jadi mamaku ini dulu punya teman bisnis, namanya si A. Sudah lama tidak ada komunikasi, tiba-tiba dia nge-chat mama, pakai nama dan foto si A, terus ngajak bisnis lagi,” jelas Fadil dengan nada kecewa.
Karena merasa sudah kenal dan percaya, Mama Ida pun mulai berbalas pesan dengan pelaku dan akhirnya setuju mengeluarkan sejumlah uang dengan alasan untuk membeli barang dagangan yang dijanjikan oleh pelaku tersebut.
Baca Juga: Hindari Kebiasaan Ini Saat Berkendara, Bikin Kampas Rem Cepat Aus
Fadil menjelaskan bahwa ibunya melakukan transfer uang dalam dua tahap. Tahap pertama berupa puluhan juta rupiah, kemudian disusul dengan transfer kedua yang nominalnya mencapai ratusan juta rupiah.
“Pelaku bahkan sering telepon dan memberikan tekanan agar Mama Ida segera melakukan transfer, seolah-olah harus buru-buru,” tambah Fadil.
Menurut Fadil, faktor usia menjadi salah satu alasan mengapa ibunya lebih rentan terkena tipu daya seperti ini. Ditambah lagi, cara pelaku melakukan penipuan sangat mirip dengan bisnis yang dulu pernah dijalani Mama Ida bersama rekannya, sehingga membuatnya makin percaya.
Baca Juga: Tragis! Diduga Alami Gangguan Jiwa, Suami Tega Bunuh Istri Hamil dan Dua Anak Balitanya di Berau
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat luas agar selalu berhati-hati, terutama saat menerima pesan atau ajakan bisnis dari orang yang sudah lama tidak berkomunikasi.
Fadil pun berharap kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi banyak orang dan mengimbau agar keluarga dan teman-teman senantiasa waspada terhadap modus penipuan yang semakin canggih dan merugikan banyak korban.