INISBERNEWS — Aktris Asha Assuncao, yang dikenal lewat sejumlah peran di layar kaca dan film layar lebar, kembali mencuri perhatian publik lewat pernyataan terbarunya mengenai tekanan menikah di usia kepala tiga.
Dalam wawancara dengan media, Asha menegaskan bahwa setiap orang, terutama perempuan, berhak menentukan jalan hidupnya sendiri tanpa harus tunduk pada tekanan sosial yang kerap membebani.
Bintang serial Swipe Right ini mengaku sering menerima pertanyaan “kapan nikah?” dari orang-orang di sekitarnya.
Baca Juga: Usai Kalah dari El Rumi, Jefri Nichol Akui Tak Paham Boxing dan Pilih Pindah ke MMA
Bagi Asha, pertanyaan itu terasa sangat melelahkan, apalagi jika diulang-ulang oleh kerabat atau bahkan orang yang tidak begitu dekat.
“Pertanyaan kapan nikah itu capek banget buat sebagian perempuan, apalagi kalau datangnya tiap minggu, tiap ketemu keluarga,” ujarnya.
Menurut Asha, topik yang bersifat personal dan sensitif sebaiknya tidak dibahas sembarangan. Setiap individu memiliki cerita, perjuangan, dan prioritas hidup masing-masing.
Baca Juga: Arbani Yasiz dan Raissa Ramadhani Resmi Menikah Setelah 4 Tahun Pacaran
Tidak menikah di usia tertentu bukan berarti seseorang tidak berusaha mencari pasangan, bisa saja ia sedang fokus mengejar impian atau cita-cita lain.
Pernyataan Asha ini tidak lepas dari keterlibatannya memerankan karakter Manda di serial Swipe Right.
Dalam serial garapan sineas Angkasa Ramadhan tersebut, Manda digambarkan sebagai perempuan berusia 30 tahun yang sukses di kariernya, namun menghadapi tekanan keluarga untuk segera menikah.
Baca Juga: Bupati Indramayu Lucky Hakim Lepas Ribuan Ular untuk Lawan Hama Tikus, Apakah Ini Solusi Tepat?
Bahkan, Manda dijodohkan dengan pria pilihan orang tua, meski hatinya belum siap.
Fenomena yang diangkat dalam Swipe Right menurut Asha sangat relevan dengan realitas banyak perempuan Indonesia, terutama mereka yang berusia 27 tahun ke atas.
Ekspektasi keluarga dan masyarakat sering kali menjadi beban tersendiri, bahkan bisa memengaruhi kesehatan mental.
Baca Juga: Geger! El Rumi Kalahkan Jefri Nichol Kurang dari 1 Menit di Ring Tinju!
Asha menambahkan, tekanan menikah di usia tertentu kadang membuat perempuan terjebak dalam hubungan yang sebenarnya tidak diinginkan.
“Lewat karakter Manda, aku ingin menunjukkan kalau perempuan juga punya hak memilih waktunya sendiri untuk menikah atau bahkan memilih tidak menikah,” jelasnya.
Serial Swipe Right sendiri saat ini tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Selain Asha Assuncao, deretan aktor seperti Ciccio Manassero, Fendy Chow, Ismi Melinda, dan Alam Setiawan turut memperkuat jajaran pemainnya.
Baca Juga: Sambut Mitra Finansial Tanah Air di Taiwan, Sebanyak 5 Ribu Orang Padati 'BRI Taipei Teman Seperjuangan PMI'
Serial ini menyajikan kisah cinta segitiga yang manis sekaligus mengangkat isu sosial yang dekat dengan keseharian.
Menurut Asha, salah satu daya tarik Swipe Right adalah kemampuannya menyelipkan pesan sosial dalam kisah percintaan yang ringan.
Isu seperti tekanan menikah, stigma terhadap pekerjaan di industri aplikasi kencan, hingga fenomena sandwich generation ikut dibahas secara hangat namun tetap menghibur.
Baca Juga: Tingkat Penolakan Menyusui di Tempat Umum Masih Tinggi, Ini Data dan Analisisnya
Bagi Asha, pengalaman memerankan Manda sekaligus menjadi refleksi pribadi. Ia merasa, isu yang diangkat dalam serial ini bisa membuka mata banyak pihak bahwa kebahagiaan tidak bisa diukur dari status pernikahan saja.
“Hidup itu bukan soal memenuhi ekspektasi orang, tapi soal menemukan apa yang benar-benar kita mau,” pungkasnya.
Dengan perannya di Swipe Right, Asha Assuncao bukan hanya menghibur penonton, tapi juga menjadi suara bagi perempuan yang kerap dibebani standar sosial.
Baca Juga: Terbongkar! Artis Kpop Harus Bayar Miliaran untuk Tampil di KCON 2025
Pesannya jelas, setiap orang punya hak untuk menentukan jalan hidupnya sendiri, tanpa batasan umur dan tekanan yang tidak perlu.
Sutradara Angkasa Ramadhan mengungkapkan bahwa Swipe Right tayang setiap Jumat dan Sabtu pukul 18.00 WIB di platform streaming WeTV.