entertainment

Ruben Onsu Geram Anak Difitnah di TikTok, Siap Tempuh Jalur Hukum

Selasa, 29 Juli 2025 | 18:59 WIB
Ruben Onsu Tanggapi Kedekatan Sarwendah dan Giorgio. (@Ruben_onsu)

INSIBERNEWS - Presenter sekaligus host ternama, Ruben Onsu, menunjukkan rasa marahnya setelah menemukan unggahan fitnah yang menyerang anaknya di media sosial.

Ia membagikan tangkapan layar dari akun TikTok @vina.run yang menuding putrinya adalah anak dari Sarwendah dengan pria lain bernama Paulus Pinontoan Tirajoh.

Baca Juga: Kisah Pilu Hafid, Dokter Spesialis THT yang Memilih Tinggal di Kolong Jembatan Usai Kehilangan Keluarga

“Ini akun TikTok atas nama VINA.RUN sudah kurang ajar. Saya fokus karena memasang foto-foto anak saya dan menulis caption dengan isinya menggiring opini masyarakat,” tulis Ruben dalam keterangan unggahannya, Selasa (29/7/2025).

Ruben menilai konten tersebut sudah kelewat batas. Bukan hanya menyerang dirinya dan Sarwendah, tetapi juga termasuk perundungan terhadap anak di bawah umur.

Baca Juga: Ernest Prakasa Dapat Pesan Aneh Soal Bantuan Subsidi Upah, Netizen Ikut Bingung

“Sadis tulisan captionnya. Jadi akun biadab ini yang sok jago emang harus dikasih pelajaran karena sudah membully anak kecil,” tegasnya.

Tak tinggal diam, Ruben memastikan akan menempuh jalur hukum. Ia berjanji untuk mengejar pemilik akun hingga tuntas agar bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Insya Allah saya gak akan berhenti kejar sampai dapat dan melanjutkan ke pihak yang berwajib,” ujarnya.

Baca Juga: Shania Gracia Graduate dari JKT48 Setelah 11 Tahun, Ini Pesan Emosionalnya ke Fans!

Di akhir unggahannya, Ruben memberi peringatan keras kepada pemilik akun bahwa tuduhan dan fitnah yang sudah dibuat akan berujung pada konsekuensi hukum.

“Teruntuk pemilik akun, tunggu dan kita segera ketemu ya. Ada hal yang harus dipertanggungjawabkan dari ketikan Anda untuk membully anak kecil, dan ini akan menjadi jejak digital. Insya Allah ketemu,” tulis Ruben.

Baca Juga: Zayn Malik Ajak Khai Nonton BLACKPINK, Netizen Auto Gemas!

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa penyebaran informasi palsu dan perundungan anak di media sosial bukan hanya melukai psikologis korban, tetapi juga dapat berimplikasi hukum bagi pelaku.

Tags

Terkini