INSIBERNEWS – Nama aktris Bollywood dan mantan Miss Diva Universe Urvashi Rautela kembali menjadi bahan perbincangan publik internasional.
Namun kali ini, bukan karena film layar lebar seperti Sanam Re atau Hate Story 4 yang melambungkan namanya di Bollywood.
Melainkan karena penampilannya yang kontroversial saat menghadiri Wimbledon 2025, salah satu ajang tenis paling bergengsi di dunia yang juga terkenal dengan tradisi dan standar fesyennya yang ketat.
Baca Juga: Tiba Bersama Hotman Paris, Nadiem Makarim Penuhi Panggilan Kedua Kejagung soal Pemeriksaan Kasus Pengadaan Chromebook
Wimbledon, yang digelar setiap tahun di London, tak hanya dikenal sebagai turnamen Grand Slam tertua, tapi juga sebagai acara sosial kalangan atas.
Dihadiri tokoh-tokoh elite seperti Princess of Wales Kate Middleton, acara ini memiliki kode etik berpakaian yang tak tertulis namun kuat: formal, konservatif, dan elegan.
Penampilan mencolok atau eksperimen gaya berlebihan biasanya dianggap tidak sesuai dengan semangat acara yang sarat tradisi ini.
Baca Juga: Bikin Heboh! Cuma Petugas Kebersihan Tapi Gaji Setara Manajer, Gimana Bisa?
Di tengah suasana yang anggun tersebut, Urvashi tampil dalam gaun putih rancangan desainer Lebanon, Ali Asaad, yang sempat menuai pujian.
Potongannya klasik, warnanya netral, dan siluetnya mengingatkan pada busana pengantin tradisional Inggris. Banyak yang menyebutnya tampil anggun dan berkelas, setidaknya pada awalnya.
Namun, perhatian publik segera bergeser dari gaunnya ke tas mewah Hermès Birkin yang ia bawa.
Baca Juga: Ngalahin Idol Nyata? Ost KPop Demon Hunters Cetak Sejarah Musik Global!
Bukan karena mereknya yang memang sudah jadi simbol status global melainkan karena pilihan aksesori yang menghiasi tas tersebut, empat gantungan boneka Labubu, karakter mainan koleksi yang populer di kalangan pecinta budaya pop Asia.
Kombinasi antara tas miliaran rupiah dan gantungan boneka lucu ini pun menuai reaksi keras di media sosial.
Banyak warganet yang awalnya mengira Urvashi tampil sebagai "fashion risk taker", namun kemudian menilai bahwa aksen boneka tersebut membuat tampilannya justru terlihat norak, tidak relevan, dan gagal memahami konteks acara.
Baca Juga: Perseteruan HYBE dan Min Hee Jin Memanas, Polisi Nyatakan Tak Ada Unsur Pidana
“Wimbledon itu bukan Met Gala. Semua boleh fashionable, tapi tetap harus tahu tempat,” tulis salah satu komentar di X (Twitter).
“Tas mewah dengan gantungan boneka? Ini Wimbledon, bukan festival cosplay,” sindir seorang pengguna Instagram.
“Antara pengen flexing dan pengen lucu, tapi hasilnya malah gagal total,” timpal warganet lainnya.
Baca Juga: Harumkan Indonesia, Penampilan TNI di Paris Curi Perhatian Media Internasional
Tak hanya publik yang angkat suara, sejumlah pengamat fesyen pun ikut mengkritisi penampilan Urvashi.
Seorang editor majalah mode Inggris menyebut gaya sang aktris sebagai “cantik tapi campur aduk” dan menyarankan agar selebritas internasional lebih peka terhadap budaya dan etiket tempat yang mereka hadiri.
Ia menegaskan bahwa eksperimen gaya tetap perlu mempertimbangkan waktu, tempat, dan audiens.
Baca Juga: Lita Gading Ogah Minta Maaf ke Ahmad Dhani Meski Dipolisikan: Kami Tak Merasa Salah!
Meski dibanjiri kritik, Urvashi tampaknya tidak terlalu terganggu. Dikenal sebagai selebritas yang gemar tampil menonjol di berbagai red carpet internasional.
Ia mungkin melihat viralitas, baik pujian maupun kontroversi, sebagai bagian dari personal branding. Dalam dunia hiburan modern, menjadi pusat perhatian adalah nilai itu sendiri.
Namun begitu, banyak yang menilai bahwa penampilan mencolok tak selalu berarti tepat, apalagi dalam acara formal seperti Wimbledon.
Baca Juga: Kimberly Ryder Banjir DM dari Pria yang Ingin Jadi Ayah Sambung, Ini Reaksinya
Glamor boleh, nyentrik pun tak masalah asal tidak melanggar kesopanan dan tradisi tempat.
Dalam hal ini, kepekaan terhadap konteks sosial seharusnya menjadi bagian dari gaya itu sendiri.
Apakah gaya Urvashi akan dikenang sebagai momen ikonik atau justru contoh “salah kostum” dalam sejarah Wimbledon, hanya waktu yang akan menjawab.
Baca Juga: 3 Kali Telepon Tengah Malam: Kronologi Istri Arya Daru Minta Kamar Diperiksa Sebelum Ditemukan Tewas