Viral Konten Rendang Hilang, Willie Salim Dilaporkan ke Polda Sumsel oleh Warga Palembang

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Senin, 24 Maret 2025 | 13:52 WIB
Tiktoker Willi Salim yang dilaporkan warga Palembang karena konten masak rendang (Foto : Instagram)
Tiktoker Willi Salim yang dilaporkan warga Palembang karena konten masak rendang (Foto : Instagram)

INSIBERNEWS - Konten kreator Willie Salim kembali menuai kontroversi. Kali ini, ia dilaporkan ke Polda Sumatera Selatan buntut dari video kuliner yang ia buat di Benteng Kuto Besak, Palembang.

Video tersebut, yang memperlihatkan rendang Palembang "hilang" dari mejanya, dinilai telah menyakiti hati warga Palembang serta mencoreng citra kota tersebut.

Baca Juga: Usai Warung Makan di Review Negatif Codeblu, Nyak Kopsah: Warung Jadi Sepi dan Utang Ratusan Juta Ke Bank

Laporan terhadap Willie Salim pertama kali diajukan oleh Ryan Gumay Lawfirm yang dipimpin oleh Muhammad Gustryan, seorang warga asli Palembang. Ia menegaskan bahwa laporan ini adalah bentuk pembelaan terhadap kehormatan wong Palembang yang merasa tersinggung atas konten tersebut.

"Kami langsung bergerak melaporkan pengaduan masyarakat ke Polda Sumsel yang telah diterima dengan nomor laporan LAP-20250322-3F227 pada Sabtu (22/3/2025)," ujarnya, dikutip dari detikcom.

Ryan menambahkan bahwa pihaknya telah menyerahkan bukti-bukti terkait ke Subdit Cyber Crime Polda Sumsel untuk ditindaklanjuti.

Baca Juga: Jeff Bezos dan Lauren Sanchez Dikabarkan Segera Menikah, Undangan Mulai Disebar?

Tak hanya dari pihak hukum, komunitas kreator kuliner di Palembang juga ikut mengambil sikap. Rondoot, salah satu food vlogger asal Palembang, bersama DPP Gencar, mendatangi Polda Sumsel untuk melaporkan Willie Salim atas dugaan tindak pidana.

Dalam unggahan di media sosial, Rondoot menilai bahwa konten tersebut menggiring opini negatif dan membuat citra Palembang menjadi buruk.

“Yang sangat disayangkan adalah Palembang disamakan dengan ‘Prindapan’, disebut rakus, tamak, dan sebagainya. Ini bukan sekadar konten, tapi sudah menyakiti hati warga Palembang," ujarnya dengan tegas.

Baca Juga: NewJeans Umumkan Akan Hiatus Usai Kalah Gugatan dengan ADOR

Tidak berhenti di situ, Achmad Fuadi Irawan, seorang selebgram asal Palembang, mengungkapkan bahwa sejumlah tokoh pemuda dan aktivis juga akan mengambil langkah hukum serupa.

Mereka berencana melaporkan Willie Salim pada Senin, 24 Maret 2025, sekaligus berdialog dengan Kapolrestabes Palembang.

“Saya mengajak seluruh Tiktoker, kreator konten, dan selebgram untuk bersama-sama melaporkan Willie Salim serta berdiskusi dengan Kapolresta Palembang. Mohon dukungannya untuk hadir," tulis Achmad di media sosialnya.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X