olahraga

Penuh Masalah, Inilah 9 Kontroversi Olimpiade 2024 dari Larangan Berhijab hingga Pelecehan

Selasa, 6 Agustus 2024 | 10:51 WIB
Berbagai kontroversi yang ada pada Olimpiade 2024 di Paris (Instagram @ngomonginuang)

INSIBERNEWS - Olimpiade 2024 yang dilaksanakan di Paris menuai banyak kontroversi bahkan sebelum diselenggarakan.

Bukan hanya kompetisi dalam Olimpiade 2024 saja yang menjadi perbincangan tetapi kontroversi yang mengiringi ajang ini pun juga.

Olimpiade 2024 sendiri diadakan dengan beberapa tujuan yang diantaranya adalah untuk mempererat hubungan antarbangsa dan mempromosikan persahabatan serta pemahaman antarbudaya melalui olahraga.

Baca Juga: 10 Tips Dekorasi Kamar Tidur dengan Desain Interior Gaya Minimalis Estetik Tampilan modern

Selain itu kompetisi ini memberikan panggung bagi atlet dari seluruh dunia untuk menunjukkan kemampuan dan prestasi mereka dalam berbagai cabang olahraga.

Meskipun tujuan dari diselenggarakannya Olimpiade 2024 tercapai tetapi tetap saja ada sejumlah kontroversi yang muncul.

Dilansir INSIBERNEWS dari akun Instagram @ngomonginuang (6/8/2024), berikut adalah 9 kontroversi yang terjadi di Olimpiade 2024 :

Baca Juga: Kasihan! Thomas Ceccon Pemenang Mendali Emas di Olimpiade Paris, Harus Tidur di Luar Karena Kepanasan

1. Rusia dan Belarusia dilarang ikut Olimpiade karena dianggap sebagai negara yang sedang berkonflik. Sehingga atlet-atletnya harus berkompetisi secara netral dengan tidak membawa nama negara.

2. Namun Israel yang kita ketahui bersama juga merupakan negara yang sedang berkonflik masih diperbolehkan mengikuti Olimpiade, sehingga atlet-atletnya diperolehnya berkompetisi dengan nama negara Israel.

3. Pembukaan Olimpiade 2024 dinilai merupakan penistaan agama nasrani karena memparodikan Perjamuan Terakhir dari lukisan The Last Supper karya Leonardo da Vinci.

Baca Juga: Polisi Menetapkan Mahasiswi Tabrak Wanita hingga Tewas di Pekanbaru Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara

4. Atlet Prancis dilarang mengenakan hijab karena dianggap sebagai atribut agama, sehingga ia terpaksa menggunakan topi untuk tetap menutupi rambutnya.

5. Atlet tinju Aljazair yang secara biologi merupakan pria bertanding melawan wanita karena sudah menjadi transgender.

Halaman:

Tags

Terkini