INSIBERNEWS- Ketika kita melihat sang Matador bertarung dengan Banteng di dalam arena. Mungkin kita beranggapan bahwa banteng memang tidak menyukai warna merah. Namun faktanya, banteng bukan membenci kain yang berwarna merah, namun sebenarnya banteng merupakan hewan yang buta warna parsial! Yaitu kondisi mata yang tidak mampu membedakan warna karena tidak sempurnanya sel fotoreseptor kerucut pada mata.
Pada manusia sendiri, terdapat tiga sel fotoreseptor kerucut yang masing-masing peka terhadap warna merah, biru, dan hijau.
Namun pada penderita buta warna, salah satu pada ketiga sel itu tidak sempurna sehingga mengalami kesulitan untuk membedakan warna tertentu.
Begitu juga dengan banteng, hewan ini tidak memiliki sel fotoreseptor, sehingga kesulitan membedakan warna.
Jadi, warna merah sebenarnya tidak menimbulkan pengaruh apa-apa pada banteng.
Lantas apa yang membuat banteng sangat marah saat matador melambaikan kain merah di depannya?
Sebenarnya seorang matador tidak hanya menggunakan kain merah saat beraksi, terkadang mereka menggunakan warna merah muda.
Dan faktanya, bukan warna merah yang membuatnya marah, melainkan lambaian kain itulah yang membuat banteng merasa terancam dan mencoba melindungi diri dengan menyerang kain tersebut.
Sebuah penelitian yang dilansir dari Livescience, para peneliti telah membuat serangkaian percobaan untuk mengetahui tentang fakta warna merah yang dapat memancing amarah banteng.
Awalnya, mereka meletakkan tiga bendera dengan warna yang berbeda, yaitu merah, biru dan putih di dalam kandang.
Hasilnya, banteng tersebut menyerang semua bendera yang berada di tempat tersebut tanpa kompromi (**)