olahraga

Resmi Copot Patrick Kluivert, Erick Thohir Bahas Target Baru Timnas: 100 Besar FIFA hingga Piala Dunia 2030

Kamis, 16 Oktober 2025 | 15:36 WIB
Patrick Kluivert - Pelatih Timnas Indonesia (Foto : Instagram)

INSIBERNEWS - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi memutuskan kerja sama antara Timnas Indonesia dengan Patrick Kluivert.

Patrick Kluivert resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai pelatih Timnas usai kekalahan Skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Meski gagal melangkah lebih jauh, keberhasilan Timnas Indonesia mencapai ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi catatan penting dalam perjalanan sepak bola nasional.

Baca Juga: PSSI Bersih-bersih! Selain Patrick Kluivert, Gerald Vanenburg dan Frank Van Kempen juga Ikut Didepak

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Kamis 16 Oktober 2025, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Kluivert beserta tim kepelatihannya.

“Terima kasih atas kontribusi yang sudah diberikan Coach Patrick Kluivert dan tim kepelatihan selama hampir 12 bulan untuk PSSI dan Timnas Indonesia,” tulis Erick.

Erick juga menegaskan bahwa pemutusan kerja sama dilakukan dengan penuh rasa hormat dan atas kesepakatan bersama.

Baca Juga: Nissa Sabyan Umumkan Hiatus, Netizen Heboh dan Kaitkan dengan Isu Kehamilan

“Dengan penuh rasa hormat, PSSI dan Coach Patrick serta tim kepelatihan sepakat untuk mengakhiri kerja sama ini,” lanjutnya.

Menjadi momentum refleksi bagi federasi sepak bola nasional. Erick menegaskan bahwa fokus PSSI kini beralih pada evaluasi menyeluruh dan pembentukan strategi baru jangka panjang bagi Timnas Indonesia.

Tiga sasaran utama PSSI kini adalah menembus peringkat 100 besar FIFA, tampil kompetitif di Piala Asia 2027, dan berjuang menuju Piala Dunia 2030.

Baca Juga: Stabilkan Kondisi Sekolah, Gubernur Banten Ungkap Penonaktifan Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga Bukan Hukuman

“Kita akan melakukan evaluasi dan menentukan target bagi Timnas Indonesia berikutnya untuk bisa masuk ranking 100 besar FIFA, Piala Asia 2027, dan Piala Dunia 2030,” tulis Erick dalam pernyataan yang sama.

Target tersebut disebut sebagai tonggak arah baru pembinaan Timnas Indonesia, menandai pergeseran fokus dari hasil jangka pendek menuju pembangunan tim yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.***

Tags

Terkini