INSIBERNEWS - Nama Wai Yan Htoo menjadi sorotan usai laga terakhir Grup C Piala AFF U23 2025. Ia tampil penuh semangat membela Myanmar saat menahan imbang Thailand dengan skor 0-0.
Meskipun diganjar kartu kuning, penampilannya dinilai cukup solid di lini tengah. Gelandang berusia muda ini tampil penuh determinasi dan berperan penting menjaga keseimbangan permainan tim.
Wai Yan Htoo menunjukkan disiplin tinggi dan kerja keras sepanjang laga. Ia beberapa kali berhasil memotong aliran bola lawan dan memulai serangan balik cepat.
Baca Juga: Berawal dari Dapur Rumah Hingga Tembus Pasar Global, Usaha Sambal Ini Tumbuh Lewat Pemberdayaan BRI
Laga melawan Thailand berlangsung ketat dan penuh tensi. Wai Yan Htoo pun tak luput dari pelanggaran yang membuatnya menerima kartu kuning dari wasit.
Kartu kuning tersebut menjadi satu dari beberapa peringatan yang diberikan wasit kepada pemain Myanmar dalam laga tersebut. Namun itu tak mengurangi kontribusinya secara keseluruhan.
Pemain berposisi sebagai gelandang bertahan ini lahir di Yangon pada tahun 2003. Ia merupakan salah satu talenta muda yang digadang-gadang bakal menjadi pilar masa depan timnas Myanmar.
Baca Juga: Kekayaan Nadiem Makarim Turun Drastis, KPK Soroti Proyek Google Cloud di Kemendikbud
Sejak usia belia, Wai Yan sudah mengikuti program pembinaan di akademi sepak bola lokal. Perjalanannya menanjak saat ia dipromosikan ke tim utama klub Yangon United FC.
Bersama klubnya, Wai Yan menunjukkan performa konsisten. Hal ini membuat pelatih timnas U23 Myanmar memasukkannya ke dalam skuad inti untuk AFF U23 2025.
Kontribusinya di turnamen ini cukup menonjol. Selain tampil stabil di setiap laga, ia juga menjadi penghubung antara lini belakang dan depan.
Baca Juga: Hati-Hati dengan Hatimu! Kebiasaan Sepele Ini Diam-Diam Bisa Rusak Liver
Saat menghadapi Thailand, perannya sangat terasa. Myanmar yang sempat tertekan mampu menahan imbang berkat disiplin dan kerja sama tim yang rapi, termasuk kontribusi Wai Yan.
Hasil imbang tersebut memberikan satu poin berharga bagi Myanmar. Meskipun tak cukup untuk membawa mereka lolos ke semifinal, performa mereka patut diapresiasi.