INSIBERNEWS - Hasil undian Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 menghadirkan tantangan besar bagi Timnas Indonesia U-23. Dalam drawing yang digelar di markas AFC, Kuala Lumpur, Kamis (30/5), Garuda Muda masuk ke Grup J bersama Korea Selatan, Laos, dan Makau.
Yang menarik, Indonesia juga ditunjuk sebagai tuan rumah grup ini dengan jadwal pertandingan berlangsung antara 1 hingga 9 September 2025.
Baca Juga: God Bless Siap Guncang GBK, Suarakan Semangat Garuda Jelang Laga Penentu Lawan China
Status tuan rumah memang menjadi keuntungan tersendiri bagi tim asuhan Gerald Vanenburg. Dukungan penuh dari publik Tanah Air diharapkan mampu membakar semangat para pemain muda untuk tampil maksimal, apalagi dengan bayang-bayang sukses mereka di edisi 2024 lalu saat tembus hingga semifinal. Tapi di sisi lain, tekanan untuk tampil konsisten juga meningkat.
Di atas kertas, Korea Selatan jelas menjadi lawan paling berat. Negara yang pernah menyabet gelar juara Piala Asia U-23 pada 2020 itu datang dengan sejarah dan kualitas yang sulit dipandang sebelah mata.
Namun Indonesia juga punya modal kepercayaan diri, mengingat pada edisi sebelumnya mereka berhasil menyingkirkan Korea Selatan lewat drama adu penalti.
Sementara itu, Laos dan Makau meski bukan unggulan, tetap patut diwaspadai agar Indonesia tak terpeleset oleh kejutan yang tak diinginkan.
Baca Juga: Pemandu Bakat Baru Timnas Indonesia, Erick Thohir Ungkap Peran Simon Tahamata Bagi Skuad Garuda
Format kualifikasi juga cukup ketat dan tidak memberi banyak ruang untuk kesalahan. Dari 44 negara peserta, hanya 11 juara grup dan empat runner-up terbaik yang akan melaju ke putaran final di Arab Saudi.
Artinya, setiap laga akan punya nilai penting dan selisih poin sekecil apa pun bisa menentukan nasib tim di ujung fase grup.
Kualifikasi ini sekaligus akan menjadi panggung pembuktian bagi Vanenburg, yang menggantikan posisi Shin Tae-yong setelah keberhasilan besar di edisi sebelumnya.
Dengan persiapan matang dan mental juara yang dibangun sejak awal, Timnas U-23 Indonesia berharap bisa melanjutkan tren positif dan mencatatkan diri sebagai salah satu kekuatan baru sepak bola Asia di level usia muda.